Menurut Psikologi, Persahabatan Pria dan Perempuan Bisa Terjalin Jika Ada 4 Komponen Ini

·Bacaan 2 menit

Fimela.com, Jakarta Ada ungkapan yang mengatakan bahwa mustahil ada persahabatan antara pria dan perempuan. Sebab, hanya akan ada dua kemungkinan keduanya akan saling jatuh cinta atau salah satu dari mereka yang akan jatuh cinta pada yang lainnya.

Seperti yang dilansir pada laman psychologytoday.com, bahwa tanggapan pria dan perempuan berbeda pada beberapa item utama menganai masalah ini.

Pria lebih cenderung melihat potensi romantisme pada teman lawan jenis sebagai keuntungan, sementara perempuan terutama melihatnya sebagai kerugian. Akibatnya, prialah yang lebih banyak tertarik pada perempuan dalam hubungan persahabatan.

Walaupun persahabatan antara pria dan perempuan itu kecil kemungkinannya terjadi. Namun di sini ada beberapa cara agar persahabatan itu tetap berlangsung. Langsung saja simak ulasan berikut ini.

Pahami Kebutuhan Pertemanan yang Berbeda.

Orang biasanya hanya memikirkan apa yang mereka inginkan. Mereka bahkan mungkin berpikir bahwa apa yang mereka inginkan lebih mulia, penting, atau mendesak. Bukan itu masalahnya. Saat memasuki hubungan apa pun, bahkan pertemanan sederhana, apa yang diinginkan orang lain mungkin berbeda. Tujuan setiap orang untuk persahabatan mungkin unik.

Beberapa orang menginginkan persahabatan, yang lainnya menginginkan sumber daya. Beberapa menginginkan komitmen. Untuk memiliki persahabatan dalam bentuk apa pun, penting untuk menghormati perbedaan itu. Jangan biarkan siapa pun mempermalukanmu karena keinginanmu dan jangan lakukan itu juga pada temanmu.

Komunikasikan Tujuanmu

Ilustrasi/copyright shutterstock/Tirachard Kumtanom
Ilustrasi/copyright shutterstock/Tirachard Kumtanom

Frustrasi dan kesulitan dimulai ketika kedua individu tidak jujur ​​tentang tujuan mereka. Misalnya, seorang pria mungkin mengklaim bahwa dia hanya menginginkan persahabatan ketika dia benar-benar menginginkan seorang pacar.

Atau, seorang perempuan mungkin berhubungan karena dia benar-benar ingin dilindungi dan dikencani. Tanpa mengetahui, "teman" mereka mungkin tidak mengurus kebutuhan tersebut. Jadi, jika dirimu menginginkan sesuatu yang spesifik dari sebuah pertemanan, penting untuk

Tetaplah Melakukan Hubungan yang Adil

Kadang-kadang kedua "teman" mencari transisi perlahan menuju cinta dan komitmen. Di lain waktu, keduanya juga mencari beberapa manfaat lainnya.

Namun yang lain hanya berbagi keinginan bersama untuk percakapan, dan saling mendukung. Semua ini adalah fondasi yang baik untuk persahabatan lawan jenis yang memuaskan dan bebas frustrasi.

Mengakhiri Hubungan Persahabatan Tersebut

Ilustrasi/copyrightshutterstock/Nok Lek
Ilustrasi/copyrightshutterstock/Nok Lek

Jika memang akan menimbulkan perasaan satu sama lain, yang terbaik adalah mengakhiri pertemanan itu lebih awal untuk semua yang terlibat. Ketika dirimu menginginkan lebih dalam sebuah persahabatan (atau hubungan) dan keinginan itu tidak dibalas, menjauhlah.

Demikian pula, ketika dirimu tidak menginginkan lebih, tetapi temanmu menginginkannya, maka hentikanlah. Dalam kasus mana pun, gagal bertindak atau meyakinkan orang lain untuk tidak memenuhi kebutuhan mereka, hanya akan mendatangkan kerugian bagi dirimu sendiri.

Jadi, selamatkan dirimu dari rasa frustrasi karena akan menghabiskan waktu dan tenaga. Atau, pastikan untuk segera memutuskan pertemanan tersebut, sebelum mereka merusak hubungan lain dan membuatmu merasa lebih buruk.

Demikianlah ulasan untuk mengatasi beberapa permasalahan dalam persahabatan pria dan perempuan. Semoga bermanfaat.

#ElevateWomen