Menuruti Tuntutan Suporter, Madura United Bakal Ganti Pelatih Sebelum Seri Ketiga BRI Liga 1

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Pamekasan - Manajemen Madura United akan memenuhi tuntutan suporter yang menginginkan pelatih kepala Rahmad Darmawan untuk dipecat. Madura United memastikan bakal melakukan perubahan sebelum seri ketiga BRI Liga 1 2021/2022 digelar.

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur PT Polana Bola Madura Bersatu (PBMB), Zia Ulhaq. Keputusan itu dibuat setelah Suporter Madura Bersatu (SMB) menggelar demonstrasi di kantor Madura United, Pamekasan, Minggu (7/11/2021) siang.

SMB sendiri merupakan perkumpulan empat elemen suporter yang berdiri di empat kabupaten yang terletak di Pulau Madura. Mereka adalah K-Conk Mania (Bangkalan), Trunojoyo Mania (Sampang), Taretan Dhibi (Pamekasan), dan Peccot Mania (Sumenep).

“Kami memang, pada empat laga awal, sudah banyak mendapatkan tuntutan dari tokoh-tokoh di Madura dan pentolan suporter. Sejatinya, ini adalah klimaks dari tuntutan itu,” ucap pria asal Pamekasan itu.

Zia menjelaskan bahwa keputusan yang dibuat oleh manajemen Madura United tidak hanya didasari oleh demonstrasi yang dilakukan oleh SMB. Ini juga merujuk kepada hasil minor yang diraih oleh Laskar Sape Kerap selama 11 pertandingan BRI Liga 1.

Masukan dari berbagai pihak itu tidak membuat manajemen gegabah mengambil sikap melakukan pemecatan. Manajemen klub masih memberi kesempatan kepada Rahmad Darmawan sampai 11 pekan berjalan.

Sayang, Madura United tampil tidak konsisten. Mereka hanya meraih dua kemenangan, sisanya lima seri dan empat kekalahan. Akibatnya, klub asal Pulau Garam itu kini berada di papan bawah, tepatnya peringkat ke-14 dengan raihan 11 poin saja.

vidio:Half Time Show: Masa Depan Cerah Timnas Indonesia Bersama Shin Tae-yong dan Polemik VAR di BRI Liga 1

Bukan Hanya RD, tapi juga Rasiman

Rasiman, pelatih Madura United. (Bola.com/Aditya Wany)
Rasiman, pelatih Madura United. (Bola.com/Aditya Wany)

Tuntutan SMB juga meminta asisten pelatih Rasiman untuk hengkang bersama Rahmad Darmawan. Dua orang ini dianggap sebagai sosok yang bertanggung jawab terhadap keterpurukan Madura United saat ini.

“Kami segera diskusikan itu dengan jajaran direksi, Senin (8/11/2021) langsung rapat direksi pertama Madura United, apa yang akan dilakukan. Tapi, seri ketiga harus sudah ada perubahan. Pada seri ketiga, InsyaAllah (melakukan pergantian pelatih),” ucap Zia.

Sayangnya, belum ada nama-nama yang muncul untuk menggantikan Rahmad Darmawan nantinya. Manajemen Madura United bakal segera menyortir daftar pelatih incaran sebelum akhirnya secara resmi memberi tawaran kontrak.

Sementara itu di sisi lain, Madura United sampai sekarang masih belum mengumumkan status Rahmad Darmawan akan dipecat atau mundur dengan kesepakatan bersama. Pria yang akrab disapa RD itu masih menyandang status sebagai pelatih kepala Madura United.

Posisi Madura United Saat Ini

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel