Menyamar Jadi Pembeli, Polisi Ringkus Pengedar Sabu Jaringan Aceh-Jawa

Merdeka.com - Merdeka.com - Polisi menyamar jadi pembeli dan menciduk dua pengedar sabu lintas provinsi. Keduanya warga Kabupaten Aceh Timur, Aceh, berinisial MA (29) dan US (41).

"Dua tersangka ini diduga kuat sebagai jaringan narkoba lintas provinsi Aceh-Jawa," kata Kapolres Aceh Timur AKBP Mahmun Hari Sandy Sinurat, Rabu (11/5).

Dia menjelaskan, kedua pelaku ditangkap di kawasan kebun sawit di Desa Paya Awe, Kecamatan Idi Teunong, Senin (9/5). Polisi mulanya melakukan penyamaran sebagai pembeli.

Saat dilakukan penggeladahan, tidak ditemukan barang bukti di tangan kedua tersangka. Namun polisi yang sudah mengantongi informasi kuat bahwa keduanya pengedar narkoba.

"Petugas lalu menggeledah bagasi sepeda motor Honda Scoopy yang digunakan kedua tersangka, dan ditemukan satu bungkus barang bukti sabu di dalamnya," ujar Mahmun.

Sabu tersebut dibungkus dalam bungkusan teh China merek Guanyinwang. Kata Mahmun, berat sabu itu sekitar 1 kilogram.

Saat ini kedua tersangka ditahan di Mapolres Aceh Timur. Polisi masih mendalami lebih lanjut apakah ada sabu yang masih mereka simpan di suatu tempat, lalu kemudian menggali informasi dari mana sabu itu diperoleh untuk membasmi jaringan pengedar narkoba lintas provinsi ini.

Mahmun menyebut tersangka MA merupakan warga Desa Meunasah Puuk, Kecamatan Idi Rayeuk. Sementara US warga Desa Seunebok Buya, Kecamatan Idi Tunong.

"Kedua tersangka bakal dikenakan pasal 114 ayat 2 subsider 112 ayat 2 UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman pidana maksimal penjara seumur hidup," sebutnya. [cob]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel