Menyamar Jadi Tuyul, 2 Remaja di Solok Colong Kotak Amal Masjid

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Padang - Dua pelajar di Kabupaten Solok, Sumatera Barat harus berurusan dengan hukum setelah ditangkap karena mencuri kotak amal masjid.

Pelaku yang masih di bawah umur inisial RL (15) dan MF (14) ini, menjalankan aksinya pada Minggu (5/9/2021) di sebuah masjid di Nagari Batang Barus.

Aksi keduanya terekam kamera CCTV, dalam rekaman itu tampak keduanya masuk ke area masjid sekitar pukul 00.30 WIB. Uniknya, ketika beraksi mereka berdandan bak tuyul.

Terlihat di rekaman CCTV, mereka hanya mengenakan celana dalam, masker, dan penutup kepala. Lantas, video itu viral di media sosial dan viral di media sosial karena dianggap duo tuyul yang sering meresahkan warga.

Kasat Reskrim Polres Kabupaten Solok, Iptu Rifki Yudha Ersanda mengatakan informasi yang beredar di tengah masyarakat bahwa adanya tuyul itu tidak benar.

"Bukan tuyul tapi mereka sengaja berpakaian seperti itu," katanya, Selasa (7/9/2021).

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Upaya Mengaburkan Identitas

Dari keterangan yang didapat, kedua pelaku berpakaian seperti itu untuk mengaburkan identitasnya agar tidak ketahuan telah mencuri kotak infak.

Jadi, lanjutnya dulu teman pelaku dikenali melalui pakaian yang ia kenakan. Sehingga mereka belajar dari pengalaman, dan menanggalkan pakaiannya.

"Kedua pelaku sudah beroperasi di dua tempat dengan mencuri kotak amal, kerugian sekitar Rp400 ribu," ujarnya.

Pelaku dibekuk tanpa perlawanan pada Senin malam (5/9/2021) di lokasi yang berbeda, dengan barang bukti berupa uang seniai Rp155 ribu.

Rifki menambahkan, keduanya terancam Pasal 362 Junto 363 KUHP atas tindakan pencurian. Dengan hukuman penjara paling lama lima tahun dan denda paling banyak Rp900 ribu.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel