Menyentuh Hati, Ayah 3 Anak Berkostum Badut Tawarkan Jasa Sanitasi Rumah

·Bacaan 1 menit

Fimela.com, Jakarta Banyak sekali orang yang terdampak pandemi ini. Tidak sedikit yang kehilangan pekerjaan. Selain itu, ada banyak penyesuaian dan perubahan yang perlu dilakukan juga untuk bisa tetap mencari nafkah seperti yang dilakukan oleh pria ini.

Seperti yang dilansir Liputan6.com dari World of Buzz, Rabu (8/9/2021) seorang pria asal Malaysia berdandan sebagai badut saat melakukan sanitasi rumah. Pria yang diketahui bernama Sahahrul Hisam ini sebelumnya memang bekerja sebagai badut sebelum adanya pandemi hingga lockdown.

Namun, pekerjaan tersebut terpaksa harus dihentikan karena adanya peraturan pemerintah mengenai lockdown. Akan tetapi kini ayah tiga anak ini memutuskan untuk kembali berdandan badut dan menawarkan layanan sanitasi dari rumah ke rumah.

Mencari Nafkah di Masa Sulit

Ilustrasi./dok. unsplash szilvia
Ilustrasi./dok. unsplash szilvia

Shaharul Hisam sendiri memilih untuk menjadi Peewit de Clown dan menawarkan jasa sanitasi rumah untuk mencari nafkah. Tak hanya itu saja, ia memilih untuk berpenampilan seperti itu dengan tujuan untuk menghibur dan memberikan semangat kepada orang-orang. Tentu saja, penampilannya menggunakan kostum badut saat memberikan layanan sanitasi rumah ini menjadi sorotan netizen.

“Saya ingin melakukan sesuatu yang berbeda dan sejauh ini diterima dengan baik oleh publik,” ujarnya seperti yang dilansir Liputan6.com dari World of Buzz, Rabu (8/9/2021).

Ia juga memiliki julukan sebagai badut pengabut karena melakukan sanitasi rumah dengan kostum. Bahkan, selama bekerja ia tetap memastikan mematuhi protokol kesehatan, baik dengan menggunakan masker, pelindung wajah serta menjaga jarak.

Shaharul Hisam juga menyebutkan jika dirinya membutuhkan waktu sekitar 15-45 menit untuk berganti pakaian saat akan melakukan layanan sanitasi rumah. Meski harus tampil dengan kostum badut saat membersihkan rumah, namun dirinya tidak mematok harga tinggi.

Ia pun diketahui hanya mengenakan biaya sekitar 50 ringgit Malaysia, atau sekitar Rp171 ribu. Meski penghasilannya turun 30%, namun Shaharul Hisam tetap bersyukur karena tetap dapat mencari nafkah di masa-masa sulit.

#ElevateWomen

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel