Menyesal di Hari Tua karena Salah Mendidik Anak

·Bacaan 2 menit

VIVA – Menyesal di hari tua karena salah mendidik anak, begitulah kalimat yang ditulis Abdirrohman Dzar Al bughisiy dalam tulisan bersifat nasihat yang di-posting Abadi Berkah dalam akun Facebook-nya.

Tulisan ini berisi bagaimana mendidik anak yang benar. Sayang kepada anak bukan berarti membelikan segalanya apa diminta anak. Sayang kepada justru dengan mendidik anak dengan cara yang benar, dengan cara yang syar'i sehingga saat hari tua nanti, orang tua dapat memetik hasil didikannya tersebut.

Berikut isi tulisan Abdirrohman Dzar Al bughisiy lengkapnya:

Kau belikan anakmu motor, mobil...dia pergi

Kau belikan anakmu pesawt...dia terbang menjauh

Kau belikan anakmu Hp...dia semakin sibuk

Kau belikan anakmu Alquran...Insyaallah ia akan takut kepada Allah, dan akan memuliakanmu (orang tua), meski jauh, dia pasti kembali, karena isi kitab Alquran dan Sunnah mengajarkan untuk memuliakan orang tua..

Mendidik anak untuk perkara dunia, suatu saat kelak mereka sukses dengan dunianya, maka mereka akan tersibukkan oleh dunianya sebab didikkanmu.. Tak pedulikan kamu, tak hiraukan kamu,....

Cepat bosan saat berada di sisimu.. Maka, berapa banyak orang tua di usia lanjut yang kesepian.

Ditinggalkan anak-anaknya karena kesibukan dunia. Mendidik anak bertahun-tahun dengan perkara dunia, habis waktunya, habis biaya.

Namun sekejap saja di masa usia lanjut, anak anak tidak betah menemani dan merawat orang tuanya. Ini adalah didikanmu sendiri, dan apa yang kau tanam itulah yang engkau dapati, dan engkau pertanggung jawabkan kelak di hadapan Allah.

Adapun mendidik dengan tarbiyah syar'i. Insyaallah anak akan sadar diri. Dengan akhlaknya yang mulia, bagaimana menjaga dan merawat orang tua di usia lanjut, meskipun mereka sudah menikah dan terbatas dari sisi materi, sejauh apapun org tuanya, ia akan mendatanginya dan memperlakukan orang tua dengan baik, bi idznillah.

Betapa banyak orang tua yang menyesal di hari tuanya, di kecam kesepian, sunyi sepi tanpa kehadiran mereka, kasih sayang mereka, Dan akhirnya barulah mereka sadari bahwa didikannya salah selama ini.. Hanya bisa menyesal..

"Inilah hasil didikanku, yang takut mereka tidak berhasil dalam perkara dunia. Padahal Allah sudah menjamin perkara dunia untuk setiap manusia.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel