Meraih Medali Perak Badminton di Paralimpiade Tokyo 2020, Berkenalan dengan Profil Dheva Anrimusthi

·Bacaan 1 menit

Fimela.com, Jakarta Seorang atlet kembali bawa harum nama Indonesia di dunia pertandingan olahraga. Dheva Anrimusthi, atlet badminton tunggal putra Indonesia, berhasil membawa pulang medali perak di Paralimpiade Tokyo 2020.

Dilansir dari liputan6.com, berlaga di final, Dheva harus takluk dari wakil Malaysia, Cheak Liek Hou dalam dua permainan langsung. Dengan skor akhir 21-17 dan 21-15 di nomor tunggal putra kelas SU5 di Yoyogi National Stadium. Dheva pun berhasil membawa pulang medali perak dari Paralimpiade Tokyo 2020 pada Sabtu kemarin (04/09).

Setelah sebelumnya bertemu lawan kompatriotnya sendiri asal Indonesia, Suryo Nugroho, Dheva pun maju ke babak final. Meski gagal mendapatkan medali emas, Dheva tetap sukses menambah raihan medali perak bagi Indonesia dan membawa harum nama bangsa di Paralimpiade Tokyo 2020 atas pencapaiannya sebagai Runner up.

Mengenal Dheva Anrimusthi

Dheva Anrimusthi telah menekuni cabang olahraga Bulu Tangkis sejak 2011 (Instagram/badmintonplanet)
Dheva Anrimusthi telah menekuni cabang olahraga Bulu Tangkis sejak 2011 (Instagram/badmintonplanet)

Dheva Anrimusthi kini telah menginjak umur 22 tahun. Lahir di Kuningan, 5 Desember 1998, Dheva telah menekuni cabang olahraga Bulu Tangkis sejak tahun 2011. Ia pun memulai karirnya di para Badminton pada tahun 2016.

Sebelumnya, ia telah mengikuti klub Bulu Tangkis di Jawa Barat. Namun, ia sempat mengalami kecelakaan sepeda motor. Kejadian itu tak menghentikan Dheva sampai situ, ia akhirnya bangkit dan mewakili Jawa Barat pada ajang Pekan Paralimpiade Nasional di Bandung.

Ambisinya pada Paralimpiade Tokyo 2020

Dheva Anrimusthi membawa pulang medali perak untuk Indonesia dari Paralimpiade Tokyo 2020 (Instagram/muizzuddin1097)
Dheva Anrimusthi membawa pulang medali perak untuk Indonesia dari Paralimpiade Tokyo 2020 (Instagram/muizzuddin1097)

Dengan semangat tinggi serta ambisi yang kuat, Dheva telah mempersiapkan diri untuk berlaga pada Paralimpiade Tokyo 2020 selama tiga tahun. Tekadnya telah bulat setelah ia meraih emas di Asian Para Games 2018.

Dengan optimis, Dheva dapat melewati proses klasifikasi untuk bermain di Paralimpiade Tokyo 2020. Ajang pertandingan ini pun menjadi target terbesar baginya setelah berhasil meraih medali emas di ajang Asian Para Games 2018.

Penulis: Meisie Cory

#Elevate Women

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel