Meraih Rezeki Saat Pandemi Covid-19 di Pasar Ikan Modern Palembang

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Palembang - Jejeran ikan-ikan segar menjadi pemandangan di Pasar Ikan Modern (PIM) Palembang Sumatera Selatan (Sumsel). Para pedagang ikan, tampak santai di depan meja dagangannya sembari menunggu pelanggan yang datang.

PIM Palembang yang diresmikan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo pada hari Jumat (6/11/2020) lalu, menjadi ladang rezeki baru bagi para pedagang ikan.

Gedung PIM yang dibangun dua lantai, berisi ratusan pedagang ikan segar dan food court, yang ditargetkan bisa menjadi destinasi wisata kuliner di Palembang.

Fasilitas ini juga dimanfaatkan Sandi (30), warga Kilometer 12 Palembang Sumsel. Dulunya dia mengais rezeki dengan membangun usaha bakso. Namun karena pandemi Covid-19, penjualannya menurun drastis.

“Jadi saya mencoba peruntungan dengan berjualan ikan salai di sini. Saya pakai ikan baung sungai yang diasapkan, semoga saja laris jualan di sini,” ucapnya kepada Liputan6.com, Sabtu (7/11/2020).

Ikan salai tersebut, dijualnya seharga Rp18.000 per Kilogram (Kg). Dalam satu kilonya, ada lima ekor ikan salai yang bisa diolah jadi pindang atau ditumis.

Untuk tahap awal, dia memasok sekitar 8 Kg per hari untuk dijajakan ke para pengunjung PIM Palembang.

“Ini baru jualan ikan, tapi stoknya tergantung musim. Kadang ada, kadang tidak. Kalau tidak ada ikan baung, paling saya jualan ikan lele, lambak, lais atau juga tembakang,” ucapnya.

Sama halnya dilakukan Senan (46). Pedagang ikan yang tinggal di Kilometer 5 Palembang ini, sudah 10 tahun berdagang ikan segar.

Dia biasanya menjual beragam jenis ikan segar di Pasar Kilometer 5 Palembang. Namun dampak pandemi Covid-19 sangat terasa baginya. Dengan adanya PIM Palembang, dia bisa mengembangkan usaha ikan segarnya agar pemasukan lebih banyak.

Ladang Rezeki Baru

Ikan salai baung sungai dijual di Pasar Ikan Modern Palembang Sumsel (Liputan6.com / Nefri Inge)
Ikan salai baung sungai dijual di Pasar Ikan Modern Palembang Sumsel (Liputan6.com / Nefri Inge)

“Kalau di Pasar Kilometer 5 Palembang sudah ada yang jaga, saya yang berjaga di sini. Memang pandemi Covid-19 membuat penjualan menurun drastis,” ujarnya.

Dia berharap, semoga keberadaan PIM Palembang ini bisa meningkatkan pendapatannya. Senan pun optimis, PIM Palembang akan diminati warga Palembang dan bisa menjadi ladang rezeki baru bagi dia dan ratusan pedagang lainnya.

Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) Siti Artati mengungkapkan, KKP meluncurkan program prioritas nasional pasar ikan modern.

Tingkatkan Konsumsi Ikan

Gubernur Sumsel Herman Deru turut membeli ikan segar di Pasar Ikan Modern Palembang (Liputan6.com / Nefri Inge)
Gubernur Sumsel Herman Deru turut membeli ikan segar di Pasar Ikan Modern Palembang (Liputan6.com / Nefri Inge)

Pembangunan PIM Palembang ini dilakukan, untuk meningkatkan konsumsi ikan di masyarakat, serta menyediakan tempat jual beli yang nyaman, bersih dan higienis.

“DI sini disiapkan beragam ikan bermutu, aman dikonsumsi, ketersediaan yang kontinu dan bisa jadi sentral industri perikanan serta sektor kelautan dan destinasi wisata,” katanya.

Selain di Palembang, pembangunan pasar ikan modern juga dilakukan di Jakarta dan Jawa Barat (Jabar).

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini :