Meraih Titel di Musim Kedua, Rossi Beri Selamat kepada Mir

Muhamad Fadli
·Bacaan 2 menit

Pembalap tim pabrikan Yamaha itu akhirnya mendapatkan poin setelah melewati momen buruk. Empat balapan pulang dengan tangan hampa, ditambah absen dalam dua perlombaan karena terpapar Covid-19.

Ini menjadi yang terberat dalam karier Rossi. Ia menegaskan bahwa finis di zona poin penting bagi dirinya untuk meningkatkan kembali mentalitas dan motivasi.

“Saya berada dalam situasi spesial. Jika Anda ingin kembali ke level tertinggi, maka Anda harus melangkah secara perlahan,” kata Rossi. “Saya belum finis di barisan terdepan sejak Misano I.

“Saya membuat kesalahan, harus absen karena Covid-19, dan hanya memiliki empat lap di balapan sebelumnya. Saya benar-benar membutuhkan balapan ini untuk bangkit lebih kuat.”

Sirkuit Ricardo Tormo memang bukan salah satu trek yang difavoritkan Rossi. Pasalnya, ia selalu kesulitan ketika berada di trek yang memiliki panjang 4 kilometer itu.

Namun, pria 41 tahun itu menegaskan bahwa dirinya telah berusaha semaksimal mungkin untuk bisa mendapatkan kembali perasaan terbaiknya di atas YZR-M1.

“Kami tahu itu tidak mudah. Kami memiliki masalah dengan daya cengkeram, kami mencoba banyak hal, tapi kami tak pernah memiliki kecepatan untuk bertarung dengan para rival di barisan depan,” kata Rossi.

“Tapi di satu sisi, saya tampil cukup konsisten. Secara fisik saya baik-baik saja. Pada akhir balapan, saya bisa memperbaiki posisi. Jadi ada hal positif. Kami juga masih memiliki satu balapan tersisa, di Portiamao.”

Merasakan sensasi berkendara di Sirkuit Portimao dengan Yamaha R1, Rossi percaya diri dapat tampil cepat dengan menggunakan M1.

“Saya sangat menyukai trek di sana. Segalanya bergantung pada motor dan perasaan kami terhadap ban. Saya berharap kami bisa tampil kuat di sana,” ujar Rossi.

Baca Juga:

Mir Juara Dunia MotoGP yang Unik Titel Juara Dunia Joan Mir dalam Angka

Di tengah upaya Rossi mengembalikan bentuk terbaiknya, MotoGP 2020 menghadirkan juara dunia baru, Joan Mir, yang tampil konsisten di sepanjang musim ini.

Pembalap Suzuki itu berhasil meraih titel pada musim keduanya di MotoGP dengan keunggulan 29 poin.

The Doctor yang juga mendapatkan trofi di kelas premier pada musim kedua, mengaku terkesan dengan Mir dan menegaskan ia pantas mendapatkan itu.

“Saya mengucapkan selamat kepada Joan. Pertama-tama, tidak banyak orang yang bisa memenangkan gelar juara dunia di musim keduanya. Hanya ada beberapa pembalap dalam sejarah MotoGP yang dapat melakukannya,” kata Rossi.

“Dia masih muda, tapi jarang sekali melakukan kesalahan. Dia selalu membuat keputusan tepat di momen krusial, dan terpenting dia sangat cepat.

“Saya rasa dia pantas mendapatkan titel. Bersama Suzuki dan seluruh timnya, mereka melakukan pekerjaan yang sangat bagus. Motor bekerja dengan baik dan mereka pantas mendapatkan penghargaan ini.”