Merak Macet, Pengusaha Rugi Rp 10 Miliar Per Hari

  • Orang Indonesia Rentan Menjadi Miskin

    Orang Indonesia Rentan Menjadi Miskin

    TRIBUNnews.com
    Orang Indonesia Rentan Menjadi Miskin

    TRIBUNNEWS.COM - Sekitar 75 persen dari penduduk Indonesia memenuhi kehidupannya dengan uang kurang dari 4 dollar AS per hari. …

  • Lima Ribu Hektare Sawah Hilang untuk Jalan Tol

    Lima Ribu Hektare Sawah Hilang untuk Jalan Tol

    Tempo
    Lima Ribu Hektare Sawah Hilang untuk Jalan Tol

    TEMPO.CO, Surakarta - Pembangunan jalan tol yang menghubungkan dua kota terbesar di Indonesia, Jakarta dan Surabaya, berdampak menyusutnya lahan pertanian. …

  • Potensi hasil laut senilai Rp 360 triliun raib

    Potensi hasil laut senilai Rp 360 triliun raib

    Merdeka.com
    Potensi hasil laut senilai Rp 360 triliun raib

    MERDEKA.COM. Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) menilai, sejak Presiden SBY mengeluarkan Instruksi Presiden No.15 Tahun 2011 tentang Perlindungan Nelayan, armada perikanan nasional justru bertumpuk di perairan kepulauan. …

TEMPO.CO, Jakarta - Mandeknya jalan menuju Pelabuhan Merak Banten membuat pengusaha rugi besar, Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia Bidang Perdagangan, Distribusi, dan Logistik, Natsir Mansyur, mengatakan kerugian akibat tersendatnya penyeberangan dari Pelabuhan Merak, Banten, ke Pelabuhan Bakauheni, Lampung, mencapai Rp 10 miliar per hari. "Ada biaya kerusakan dan berbagai macam.” kata dia kepada Tempo, Ahad 13 Januari 2013.

Natsir mengatakan harga barang di Sumatera naik akibat tersendatnya pasokan. Menurut dia, dari seluruh barang yang didistribusikan melalui Pelabuhan Merak, 60 persen di antaranya ditujukan untuk wilayah Sumatera. Untuk mengatasi antrean truk di masa mendatang, dia meminta pemerintah membangun pelabuhan tambahan.

Pada Ahad 13 Januari 2013, ribuan truk masih antre hingga 9 kilometer dari gerbang Pelabuhan Merak. Ekor antrean terus memanjang hingga masuk jalan tol Tangerang-Merak, tepatnya di kilometer 96. Antrean truk di dalam tol Tangerang-Merak ini sudah berlangsung sejak Kamis 10 Januari 2013.

Demi mengurai antrean itu, Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry Cabang Utama Merak telah menerjunkan 26 kapal roll-on roll-off (Ro-Ro). "Sudah ada 26 kapal yang dioperasikan dengan capaian trip sebanyak 95. Saya yakin malam nanti angkutan truk bisa terurai," kata juru bicara PT ASDP Merak, Mario Oetomo Sardadi.

Sekretaris Perusahaan ASDP Indonesia Ferry, Christine Hutabarat, mengatakan penumpukan di Pelabuhan Merak disebabkan oleh cuaca buruk di Perairan Selat Sunda. Sehingga kapal-kapal yang beroperasi mengalami kesulitan saat akan bersandar.Menurut dia, selain cuaca buruk, antrean kendaraan ini disebabkan oleh peningkatan volume kendaraan yang akan melakukan penyeberangan pada akhir pekan.

ANGGA SUKMA WIJAYA | WASI'UL ULUM

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...