Meramal Masa Depan Jika Boros Air, Cerita Abece Bisa Jadi Teman Belajar Seru buat Anak

·Bacaan 3 menit

Fimela.com, Jakarta Bermain air mungkin jadi salah satu kegiatan yang paling disukai anak-anak. Mandi berlama-lama atau bermain selang di taman jadi hal yang menyenangkan terutama ketika cuaca panas. Tapi, sudahkah ibu mengajarkan anak-anak di rumah tentang pentingnya berhemat air?

Anak mungkin kesulitan memahami konsep tersebut, tapi ibu bisa membantunya dengan materi pembelajaran yang mudah. Salah satunya adalah dengan meramal masa depan jika boros air lewat cerita dari Si Abece yang hadir dalam tayangan program Belajar dari Rumah episode 54 untuk kelas 5 SD yang dihadirkan Kemendikbud. Yuk, simak bareng-bareng!

Kehidupan Abece di Tahun 2220, Krisis Air Parah!

(c) Kemendikbud
(c) Kemendikbud

Di episode 54, Kak Evan mengajak teman-teman kelas 5 SD membaca cerita Si Abece yang hidup di tahun 2220. Penasaran dengan bagaimana keadaan masa depan saat itu? Dalam cerita tersebut, digambarkan orang-orang sibuk memegang detektor pencari air, termasuk yang dilakukan oleh Abece. Selain itu, ada juga masyarakat yang sibuk membuat obat untuk wabah penyakit yang sedang berlangsung.

Ternyata, Indonesia di tahun 2220 kesulitan air dan mengalami wabah penyakit. Serem banget kan? Padahal jika melihat kondisi saat ini air jadi hal yang mudah banget ditemukan. Ternyata keadaan tersebut terjadi karena penggunaan air tanah yang boros. Selain itu, air hujan juga tidak mudah menyerap ke tanah karena banyaknya gedung-gedung pencakar langit yang berdiri.

Sebenarnya nggak perlu menunggu tahun 2220, saat ini pun sudah banyak daerah yang mengalami kekeringan karena kekurangan air. Padahal air adalah sumber energi yang paling banyak digunakan, salah satunya sebagai pembangkit tenaga listrik. Pemakaian air berlebihan membuat persediaan air tanah mengalami penurunan. Jika dibiarkan, kisah Abece bisa benar-benar terjadi, lho.

Selain membaca cerita Si Abece, teman-teman kelas 5 SD juga belajar kata baru bersama Profesor Kata. Ada beberapa istilah baru nih, seperti detektor atau alat yang bekerja dengan getaran magnet untuk mendeteksi logam, seperti bom, gelombang radio, dan sebagainya. Ada juga kata sinyal yang memiliki arti isyarat atau tanda, dan wabah yang berarti penyakit menular yang berjangkit dengan cepat.

Belajar Berhitung Panel Surya dan Barisan Bilangan Fibonacci

(c) Shutterstock
(c) Shutterstock

Memasuki sesi selanjutnya, Kak Evan mengajak teman-teman kelas 5 SD mengasah kemampuan berhitung mereka. Yang pertama adalah menghitung panel surya yang sangat penting dilakukan sebelum memasang benda tersebut di rumah. Ternyata harus memperkirakan besar daya listrik dan berapa banyak kebutuhan rumah.

Selanjutnya Kak Evan juga memperkenalkan tentang materi Barisan Bilangan Fibonacci. Pada barisan ini dimulai dari angka 1,1 dan bilangan selanjutnya adalah penjumlahan dari 2 bilangan sebelumnya. Belajar dari Rumah episode 54 ditutup dengan persiapan Proyek Kreatif Mingguan. Kali ini Kak Evan mengajak teman-teman kelas 5 SD untuk membuat poster dengan tema menghemat air.

Bahan-bahan yang diperlukan antara lain kertas karton besar, pensil, penghapus, alat gambar. Bisa menggunakan spidol warna, cat air, krayon, atau spidol besar. Yang perlu diperhatikan pertama kali adalah judul poster harus menarik, berisi ajakan yang baik, serta sesuai tema. Kira-kira, mau bikin poster seperti apa di rumah nih?

Seru banget kan materi Belajar dari Rumah episode 54 yang disajikan oleh Kemendikbud? Masih banyak lagi pelajaran menyenangkan yang bisa didapatkan di sini. Yuk, saksikan terus tayangan Belajar dari Rumah untuk kelas 5 SD setiap Senin-Jumat jam 10.30-11.00 hanya di TVRI.