Merauke Gagal Panen, Perlu Dibantu Pemerintah dan Bulog

Merdeka.com - Merdeka.com - Perum Bulog mencatat realisasi serapan beras di wilayah Papua dan Papua Barat masih sangat rendah. Itu lantaran adanya gagal panen di Kabupaten Merauke.

Direktur Utama Perum Bulog, Budi Waseso mengonfirmasi hal tersebut. "Merauke gagal panen karena kualitas produksi rendah. Itu perlu dibantu oleh pemerintah atau Bulog," ungkap dia di MRMP Kendal, Jawa Tengah, Kamis (21/7).

Budi menyatakan, pihaknya berniat membangun sentra penggilingan padi atau Modern Rice Milling Plant berskala lebih kecil di Merauke.

"Jadi nanti kita akan produksi beras-beras di Merauke untuk kepentingan Papua. Karena sekarang ada tol laut, yang bisa mendistribusikan produksi Merauke untuk kepentingan Papua," tuturnya.

"Jadi nanti Papua tidak lagi disuplai dari Surabaya, NTB, Makassar, dan lain-lain," ujar Budi.

Tak Bergantung Beras

Kendati begitu, dia tak ingin menggantungkan nasib perut warga Papua pada jumlah produksi beras. Sebab, masyarakat adat di pulau paling timur Indonesia tersebut juga lebih akrab dengan komoditas seperti sagu dan umbi-umbian.

"Jadi salah kalau lihat pangan dari satu sisi beras saja, tidak. Presiden sampaikan, kita harus galakan produksi pangan lokal. Baik di Papua itu produksinya sagu, kiat kuatkan pangan sagu di Papua," sebutnya.

"Umpama di Madura atau Gorontalo, jagung harus kita produksi di situ. Jadi jangan ikut-ikutan tanam padi. Kalau seperti itu, saya kira kekuatan pangan kita bisa dijamin. Kita tidak usah takut kekurangan pangan," pungkas Buwas.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com [idr]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel