Merayakan Kurban Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

·Bacaan 1 menit

VIVA – Perayaan Hari Raya Idul Adha 2021 berjalan di tengah penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat. Kementerian Agama juga telah menerbitkan aturan khusus terkait tata cara pemotongan hewan kurban saat PPKM Darurat dan pelaksanaan ibadah salat Idul Adha.

Aturan tersebut tertuang di dalam Surat Edaran Menteri Agama Nomor 17 Tahun 2021. Dalam Surat Edaran tersebut, disebutkan mengenai penerapan jaga jarak, protokol kesehatan dan kebersihan petugas/pihak yang berkurban, dan kebersihan alat yang digunakan.

Berdasarkan data yang diolah, hewan yang boleh dikurbankan yaitu unta, sapi, dan kambing. Salah satu syarat sah kurban sesuai syariat Islam, yaitu sehat dan memiliki kondisi fisik sempurna, seperti tidak dikebiri dan cacat fisik, wajahnya cerah, serta usianya ideal.

Pada Hari Raya Idul Adha tahun ini yang jatuh pada 20 Juli, PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk atau WOM Finance menyerahkan 16 ekor sapi hewan kurban senilai Rp312 juta pada 21-23 Juli kemarin.

Selain itu, WOM Finance bersinergi dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) serta para peternak binaan di seluruh Indonesia dalam menyalurkan 2.400 paket daging sapi hewan kurban ke-15 kota di Indonesia termasuk DKI Jakarta dengan memperhatikan protokol kesehatan ketat.

"Ini adalah momentum untuk berbagi, khususnya mereka yang terdampak pandemi COVID-19 sekaligus memberdayakan peternak kecil," kata Direktur WOM Finance, Zacharia Susantadiredja, Sabtu, 24 Juli 2021.

Sementara, Ketua Baznas Noor Achmad, berharap banyak masyarakat yang mendapat manfaat dari paket daging hewan kurban ini, terutama bagi mereka yang terkena dampak COVID-19.

"Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih kepada WOM Finance yang telah mempercayakan pelaksanaan kurbannya melalui Baznas. Pelaksanaan kurban hakikatnya memiliki potensi dan manfaat yang besar, terutama di masa-masa sulit seperti sekarang," tuturnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel