Mereka yang meregang nyawa karena narkoba

MERDEKA.COM,

Bukan rahasia lagi jika kehidupan glamor para artis Indonesia lekat dengan perilaku negatif, termasuk dunia malam dan obat-obatan terlarang.

Setidaknya ada beberapa nama selebriti Indonesia yakni penyanyi Alda Risma, pemain film Ryan hidayat, dan musisi sekaligus putra Iwan Fals, Galang Rambu Anarki, diketahui menjadi pengguna narkotika. Mereka meregang nyawa lantaran over dosis.

Galang berusia 15 tahun saat menjadi gitaris band ternama, Bunga. Meski umur baru belasan, media masa itu menuliskan dia telah mengenal zat adiktif dan menjadi pecandu.

Pada 25 April 1997 kabar duka datang dari keluarga Iwan Fals. Galang berpulang ke Sang Pencipta. Dia ditemukan tak bernyawa di kamar pribadinya. Keluarga menyebut remaja itu memiliki riwayat asma akut namun media curiga Galang over dosis lantaran kematiannya mendadak. Hanya beberapa tanda-tanda sempat diingat keluarga menjelang kepergian Galang. Seminggu sebelum ajal dia selalu menyempatkan diri mencium tangan sang ibu, Rosana, akrab dipanggil Yos.

Yos menutup mulut rapat-rapat saat ditanyakan apakah anaknya meninggal sebab over dosis narkotika. Dia hanya menyebutkan penyakit Galang kambuh dan telat untuk dibawa ke rumah sakit. Hingga kini dua versi penyebab kematian Galang itu masih diperbincangkan.

Tewasnya Ryan Hidayat juga terasa ganjil. Aktor ini merenggang nyawa pada 8 Februari 1997 dan dari kabar beredar penyebabnya yakni over dosis narkotika.

Tidak banyak mengetahui jika Ryan menjadi pecandu. Bahkan sebagian orang tidak percaya dan mengatakan media mengada-ada. Idola remaja 90-an itu meninggal lantaran sakit tipus dan demam berdarah. Aktivitas segudangnya membuat dia jatuh sakit dan akhirnya pergi untuk selama-lamanya.

Paling terakhir nama penyanyi Alda Risma mencuat. Dia ditemukan tewas di sebuah hotel dengan 25 tusukan nampak habis memakai jarum.

Publik makin terperanjat saat polisi mengumumkan ada zat adiktif di tubuh Alda. Namun penyelidikan terus bergulir mulai Desember 2004.

Lebih mengenaskan ternyata bukan hanya narkotika ada di tubuh Alda namun juga suntikan kecantikan seperti vitamin C dan ketamin yang membuat otak perempuan itu mempunyai sedikit rongga udara.

Penyelidikan demi penyelidikan pun terkuak. Polisi menemukan berbagai zat terlarang berbahaya dalam tubuh Alda. Namun apakah dia pecandu atau tidak sampai detik ini masih dipertanyakan publik.

Sumber: Merdeka.com
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.