Meresahkan, Pria Pelaku Ekshibisionisme di Tambun Dicari Polisi

Merdeka.com - Merdeka.com - Aksi Ekshibisionisme (pamer alat kelamin)terjadi di Jalan Raya Sultan Hasanudin, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. Perbuatan cabul itu diduga dilakukan seorang pria yang menyasar karyawati pabrik.

Perbuatan asusila atau eksibisionis ini pun viral di dunia maya setelah salah satu korbannya merekam kejadian tersebut dan diunggah di media sosial.

NH (25), salah seorang karyawati menjadi korban aksi bejat tersebut ketika sedang menunggu bus jemputan pabrik bersama dua orang temannya di Jalan Sultan Hasanudin pada Rabu (16/11) kemarin sekira pukul 06.30 WIB.

Saat itu, seorang pria yang mengendarai sepeda motor matik dengan nomor polisi B 4356 FTV tiba-tiba berhenti tidak jauh dari tempat mereka menunggu bus jemputan. Lalu dengan cueknya pria tersebut melakukan aksi cabul di jalan raya tersebut.

"Iya dia kan memang suka berhenti di tempat saya nunggu, tapi saya enggak ngeh awalnya. Saya kira dia nunggu siapa. Dia juga berhenti sambil pegang HP di tangan kanan, tapi tangan kirinya berbuat cabul," ucap NH, Sabtu (19/11).

Ketika menyadari pelaku melakukan aksi tersebut, NH dan kedua temannya langsung mengalihkan pandangan. Lalu salah seorang temannya merekam aksi bejat pria tersebut dengan kamera smartphone.

"Ya bapak itu ngelihatin ke arah kita, kita jadinya kan takut, akhirnya kita cuekin aja jangan sampai lihat dia. Tapi dia tetep fokus lihatin kita. Nah teman saya yang berani ngerekam, terus saya yang viralin ke medsos. Dia ada di situ sampai bus jemputan datang, biasanya paling cepat 20-25 menit," ucap NH.

Menurut NH, aksi eksibisionis yang dilakukan pria dewasa tersebut sudah seringkali terjadi. Namun dia menahan diri untuk tidak merekam aksi tersebut karena merasa kasihan dengan anak dan istri pelaku.

Tapi kali ini, NH tidak tahan dengan perbuatan pelaku sehingga dia mem-viralkannya di media sosial.

"Saya kasihan sebenarnya sama dia, takutnya dia ada anak istri yang butuh dinafkahin, takutnya malah dia enggak bisa kerja. Tapi kejadian yang saya alami sudah lima kali, pelakunya sama. Terus katanya teman saya juga lihat bapak itu pas Jumat kemarin banget," ungkapnya.

Kasus perbuatan asusila yang viral di media sosial ini direspons Polsek Tambun dan selanjutnya dilakukan olah TKP serta memeriksa saksi-saksi guna penyelidikan lebih lanjut.

[ded]