Merespons Surat PT LIB, Persiraja Tegas Ingin Shopee Liga 1 2020 Dilanjutkan

Bola.com, Jakarta - Persiraja Banda Aceh telah merespons surat yang dikirimkan PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) selaku operator kompetisi Shopee Liga 1 2020. Persiraja menegaskan ingin Shopee Liga 1 2020 tetap berlanjut setelah pandemi virus corona berakhir.

Presiden Persiraja Banda Aceh, Nazaruddin Dek Gam, mengatakan sudah menjawab surat tersebut. Ia ingin kompetisi dilanjutkan, meski tetap akan mendukung apa pun keputusan pemerintah terkait Status Keadaan Tertentu Darurat Bencana virus corona.

"Persiraja tetap mengikuti aturan pemerintah. Kalau pemerintah menyatakan corona selesai pada Juni, ya kami minta liga ini dilanjutkan, karena waktunya masih cukup," ujar Nazaruddin kepada Bola.net, Sabtu (2/5/2020).

Dalam pandangan Nazaruddin, rentang waktu untuk menggulirkan kompetisi masih cukup. Tidak menjadi masalah bila Shopee Liga 1 2020 berakhir sampai lompat tahun depan.

"Kalaupun nanti harus finis pada Februari, kenapa memangnya? Kita tidak pakai uang negara. Liga Inggris saja Juli baru mulai," kata Nazaruddin.

Namun, kembali ia menegaskan bakal mengikuti apa pun keputusan dari pemerintah. Pasalnya, klub tak bisa berbuat apa-apa.

"Soalnya, kalau pemerintah masih melarangnya, bagaimana kami mau naik pesawat, kan tidak bisa terbang juga. Jadi, kalau pemerintah sudah menyatakan corona selesai, misalnya pada Juni mendatang, maka kompetisi kami minta dilanjutkan pada Juli, Agustus, dan September. Itu cukup kok waktunya, kan kita sudah menjalankan tiga pertandingan," ujar Presiden Persiraja Banda Aceh itu.

Mau ikuti challenge 5 tahun Bola.com dengan hadiah menarik? Klik Tautan ini.

 


Optimistis

Tim Persiraja diliburkan selama tiga hari saat FIFA Matchday. (Bola.com/Gatot Susetyo)

Ketika ditanya apakah yakin pandemi virus corona ini bisa segera berlalu, Nazaruddin hanya mengatakan hal itu harus dikembalkani ke diri masing-masing. "Kalau kita disiplin saya pikir selesai. Ini tergantung dari kita," tutur Presiden Persiraja Banda Aceh itu.

Menurutnya, percuma saja pemerintah menetapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) bila masyarakat masih keluyuran. Tidak akan efektif.

"Lalu akan percuma melarang mudik kalau kita masih mencuri-curi untuk pulang kampung. Jadi, kita harus disiplin," imbuh Nazaruddin.

Sumber: Bola.net

Disadur dari: Bola.net (Fitri Apriani/Gia Yuda Pradana, published 2/5/2020)

Video