Teknologi Smart Wi-Fi LED Bikin Lampu Menyala Otomatis Saat Sahur

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Bulan Ramadhan selalu menjadi momen spesial setiap tahunnya bagi keluarga di Indonesia, tak terkecuail di masa new normal ini.

Meski banyak kebiasaan yang harus berubah, menghadirkan suasana Ramadhan di rumah sebenarnya masih mungkin dilakukan.

Salah satunya adalah menggunakan sistem pencahayaan pintar untuk menciptakan suasana rumah lebih meriah. Hal itu dapat dilakukan dengan memanfaatkan Philips Smart Wi-Fi LED dan WiZ Connected dari Signify.

Sesuai namanya, Philips Smart Wi-Fi LED dapat dikontrol dari smartphone dengan memanfaatkan koneksi Wi-Fi di rumah. Pengguna dapat mengubah warna dan suhu melalui aplikasi yang sudah tersedia di Android maupun iOS.

Tidak hanya itu, lampu pintar ini juga dapat dikontrol dengan asisten digital, seperti Amazon Alexa, Google Assistant, Siri, dan ekosistem Samsung IoT.

Philips Smart Wi-Fi LED juga dibekali dengan sejumlah fitur penjadwalan otomatis, sehingga pengguna dapat mengatur waktu nyal atau mati lampu. Sebagai contoh, lampu dapat diatur menyala otomatis di waktu sahur.

Fitur Philips Smart Wi-Fi LED

Philips Smart Wi-Fi LED. (Foto: Signify)
Philips Smart Wi-Fi LED. (Foto: Signify)

Ada pula fitur 'Beautification' yang memungkinkan pengguna memilih berbagai tema untuk menciptakan suasana berbeda. Misalnya, pencahayaan bertema pagi hari saat sahur atau warna senja saat berbuka.

Pencahayaan ini dapat pula dimanfaatkan untuk mempercantik latar ruangan saat berbuka puasa bersama orang terdekat atau kerabat secara virtual.

Cetak Luminer 3D

Selain itu, konsumen juga dapat memasang luminer atau lampu rumah yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Jadi, pengguna dapat mencetak desain untuk luminer dengan layanan cetak 3D dari Signify.

Nantinya, konsumen dapat memadupadankan sejumlah elemen desain, seperti bentuk, warna dan tekstur, sehingga menghasilkan luminer yang personal dan unik.

Luminer ini dibuat dari polikarbonat yang seratus persen dapat didaur ulang dan memiliki harga terjangkau. Proses produksinya pun memiliki jejak karbon 47 persen lebih rendah dan minim limbah.

Nantinya, apabila luminer tersebut sudah tidak dipakai atau ingin berganti model, konsumen dapat mengembalikannya ke Signify untuk dihancurkan atau diproses ulang.

(Dam/Isk)