Meriam Bali United yang Bisa Meluluhlantakkan Persik di BRI Liga 1: Privat Mbarga Makin Mengancam

Bola.com, Gianyar - Bali United menjamu tamunya, Persik Kediri, dalam laga pekan ketujuh BRI Liga 1 2022/2023 yang digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Sabtu (27/8/2022) sore WIB.

Jika melihat hasil yang dimiliki Bali United dan Persik, sangat jomplang. Bali United sejauh ini sudah mengemas 12 poin, sedangkan Persik baru mengunci satu poin. Dengan hasil ini, tim dengan julukan Macan Putih itu terbenam di dasar klasemen sementara BRI Liga 1.

Entah apa yang terjadi, Persik seakan kehilangan taringnya. Sulit sekali Macan Putih meraih kemenangan. Dari enam pertandingan, baru tiga gol yang berhasil dicetak.

Asisten Pelatih Jan Saragih yang menggantikan peran Javier Roca, masih belum memberikan perkembangan yang signifikan. Bertandang ke Stadion Dipta, Persik bisa menggali saja menggali kuburan mereka sendiri.

Dengan dukungan ribuan suporter, Bali United seakan menjadi malaikat pencabut nyawa untuk M. Taufiq dan kolega. Pasca-kekalahan 1-2 menghadapi Arema FC, Bali United berbenah meskipun tidak terlalu signifikan. Tapi jelas pembenahan tersebut bisa menjadi ancaman yang serius bagi Persik.

Bola.com mencoba merangkum tiga pemain Bali United yang bisa menjadi bom kejatuhan Persik untuk yang keenam kalinya. Berikut ulasannya.

Privat Mbarga

Gelandang Bali United, Privat Mbarga, di tengah kepungan pemain Visakha dalam laga Grup G Piala AFC 2022 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Senin (27/6/2022). Bali United kalah 2-4 dari klub Kamboja tersebut. (Dok. Media Bali United)
Gelandang Bali United, Privat Mbarga, di tengah kepungan pemain Visakha dalam laga Grup G Piala AFC 2022 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Senin (27/6/2022). Bali United kalah 2-4 dari klub Kamboja tersebut. (Dok. Media Bali United)

Pada awal musim, Privat Mbarga menjadi pemain yang cukup disorot. Gaya permainannya mudah terbaca. Hal yang sama juga dialami oleh Eber Bessa. Namun, perlahan tapi pasti, Privat kembali ke jalurnya.

Dalam tiga pertandingan terakhir, Privat selalu mencetak gol. Total sudah tiga gol yang dibukukan oleh Privat. Menariknya meskipun dengan postur yang tidak terlalu tinggi, tapi privat mampu mencetak ketiga golnya tersebut melalui sundulan kepala.

Dalam tiga pertandingan terakhir Bali United, dia cukup lihai dalam penempatan posisi. Pergerakannya yang berbahaya juga menjadi kunci untuk mengobrak-abrik pertahanan Persik Kediri.

 

Yabes Roni

Bali United akhirnya mencetak gol penyeimbang melalui sundulan Yabes Roni pada menit ke-56. Menerima umpan Eber Bessa, Yabes Roni kemudian menyundul bola ke tiang jauh Persib sehingga gagal diselamatkan oleh kiper Muhammad Natshir. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)
Bali United akhirnya mencetak gol penyeimbang melalui sundulan Yabes Roni pada menit ke-56. Menerima umpan Eber Bessa, Yabes Roni kemudian menyundul bola ke tiang jauh Persib sehingga gagal diselamatkan oleh kiper Muhammad Natshir. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Yabes Roni seperti terlahir kembali. Ketika dimainkan, Yabes bermain sangat baik dan menjawab kepercayaan pelatih Bali United, Stefano Cugurra, dengan brilian. Meskipun tidak mencetak gol, tapi Yabes dengan kecepatannya bisa mengobrak-abrik pertahanan Persik dari sisi sayap.

Ini menjadi tugas berat bagi bek sayap Persik. Jika diamati dengan seksama, umpan-umpan Yabes mulai terukur dibandingkan dengan beberapa tahun belakangan.

Itu sebabnya Jan Saragih dalam sesi konferensi pers jelang pertandingan menyebut Yabes menjadi salah satu pemain yang berbahaya.

Selain sosok Eber Bessa, Novri Setiawan dan Ilija Spasojevic. Dia bisa membuka ruang dengan baik dan membuat konsentrasi barisan pertahanan Persik berantakan.

Ilija Spasojevic

Penampilan Ilija Spasojevic dkk begitu solid di putaran kedua sehingga membantu mereka merebut puncak klasemen sejak pekan ke-27. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)
Penampilan Ilija Spasojevic dkk begitu solid di putaran kedua sehingga membantu mereka merebut puncak klasemen sejak pekan ke-27. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Sejauh ini, Ilija Spasojevic sudah mencetak tiga gol. Gol terakhirnya dilesakkan saat menghadapi Persib Bandung pada pekan lalu. Dia menjadi ujung tombak utama Bali United meskipun kadang kala kritikan menghujamnya.

Jika dia memiliki penempatan posisi yang baik dan asupan yang terarah kepadanya, dia bisa menjadi mesin gol yang berbahaya. Sekarang tugas lini kedua Bali United untuk bisa memberikan alur bola ciamik untuknya.

Juga menjadi tugas bagi bek tengah Macan Putih untuk bisa mengawalnya dengan ketat. Kemungkinan besar, Spaso akan dikawal ketat oleh Arthur Felix Silva.

Posisi Bali United di BRI Liga 1 Saat Ini