Mesin Gol Wolves Raul Jimenez Ngaku Dirayu MU dan Juventus

Robbi Yanto
·Bacaan 1 menit

VIVA – Mesin gol Wolverhampton Wanderers, Raul Jimenez mengaku telah didekati Manchester United dan Juventus selama jendela transfer musim panas kemarin.

Pemain internasional Meksiko tersebut telah dikaitkan dengan kepindahan ke Old Trafford dalam beberapa waktu belakangan ini. Hal tersebut tak lepas karena adaptasi yang cepat di Premier League usai kepindahannya dari Benfica 2018 lalu.

Seiring berlalunya waktu, transfer Jimenez ke MU tidak terwujud. Setan Merah justru menggaet pemain gratisan Edinson Cavani.

Jimenez menceritakan suatu hari ketika ia bangun dari tidurnya sebuah panggilan masuk mengajaknya bergabung ke MU dan Juventus.

Namun, dia menolak tawaran itu dan lebih memilih tetap bermain untuk Wolves. "Suatu hari saya terbangun dan Juventus menginginkan saya, selain Manchester United yang saya tahu juga telah membuat pendekatan," kata Jimenez kepada TUDN.

"Namun, kesepakatan tidak pernah tercapai. Saya sangat bahagia di Wolves. Itu tidak pernah salah karena saya berada di tempat di mana saya merasa baik-baik saja, tetapi mereka tahu bahwa saya tidak puas. Saya selalu mencari yang lebih," sambungnya.

Setelah berbagung dengan Wolves pada 2018 lalu, Jimenez menjelma sebagai predator di kotak penalti. Di musim pertamanya, dia langsung memberikan kontribusi besar untuk Wolves dengan mencatatkan 13 gol dari 38 penampilan di Premier League.

Di musim keduanya, Jimenez semakin mengerikan. Total 17 gol dari 38 pertandingan Premier League berhasil dicetak striker 29 tahun itu.

Jimenez juga masuk dalam daftar enam besar top scorer Premier League 2019-2020. Gelontoran 17 gol Jimenez pun membantu Wolves finis di peringkat ke-7 klasemen akhir musim lalu.

Musim ini, Jimenez kembali menunjukkan tajinya. Dari delapan penampilan di Premier League, Jimenez sukses menjaringkan empat gol.