Mesin Pesawat Foker 27 Diduga Bermasalah  

TEMPO.CO, Makassar - Penyebab jatuhnya pesawat Fokker 27 di Jalan Branjangan II, Kompleks Rajawali, Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, masih dalam investigasi. Namun, ada dugaan, jatuhnya pesawat disebabkan adanya trouble di bagian mesin pesawat. Kesaksian Yohanes, hanya satu mesin pesawat yang didengarnya berputar sesaat sebelum menabrak rumahnya.

"Saya tahu itu pesawat dan sering mendengar suara pesawat. Hanya satu engine yang berbunyi," ucap Yohanes di rumah duka Kompleks Perumahan BTP Blok H, Kecamatan Tamalanrea, Makassar, Jumat, 22 Juni 2012. Yohanes tiba bersama jenazah empat kerabatnya yang meninggal dalam kecelakaan pesawat milik TNI AU itu pada Kamis kemarin.

Pria berpangkat mayor di Mabes TNI AU ini lalu bercerita mengeni kronologi peristiwa nahas tersebut. Ia baru saja tiba dari kantornya, kemudian menuju ruang keluarga dan duduk di sofa di rumahnya di lingkungan RT 11 RW 10 Kompleks Rajawali, Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur. "Saat saya tiba saya parkir mobil. Saya masuk duduk di sofa, sedangkan yang lain tengah tidur," katanya. Saat melepas sepatu, ia mendengar suara gaduh karena pesawat semakin mendekat.

Tanpa disangkanya, pesawat sudah menabrak rumahnya sampai menembus ruang tamu dan kamar tidurnya. Ia selamat dari peristiwa tersebut. Namun, ibunya, Martina Roreng, yang berada di ruang tamu tewas. Begitu pula dengan adiknya, Onci Tumba Belorundung; anaknya Abrian Cristiabel, dan keponakannya, Neflin, yang meninggal setelah ditabrak pesawat di kamar tidurnya.

Yohanes hanya mengalami luka pada bagian kaki kanannya. Melihat kondisi tersebut, ia berusaha menyelamatkan keluarganya, tetapi ia tak berdaya. Apalagi, rumahnya mulai terbakar.

Lebih jauh, ia menuturkan, sebelum terjadi musibah itu, ia bersama keluarganya sudah berencana untuk berlibur ke Malang bersama keluarga. "Saya sudah booking tiket kereta dan izin ke kantor," ucapnya.

Di lain pihak, perwakilan keluarga, Marewa, mengatakan keempat jenazah korban pesawat Fokker akan dikuburkan di Toraja Utara. "Wilayah Rantebua," katanya. Saat ini, pihaknya masih menunggu kedatangan para kerabat lainnya, termasuk suami Onci yang berada di Singapura.

Rencananya, pada pukul 20.00 Wita akan dilakukan peribadatan bagi jenazah. Pada pukul 21.00 Wita, jenazah akan dibawa ke Toraja Utara.

TRI YARI KURNIAWAN

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.