Mesir Bersiap untuk Kemungkinan Kudeta Presiden Morsi

Kairo (AFP/ANTARA) - Para pendukung dan penentang Presiden Mesir Mohamed Morsi mengajak berdemo pada Jumat setelah pemimpin Islam diduga ingin merebut kekuasaan dalam apa yang disebut kritikus sebagai "kudeta".


Pendukung Morsi, yang dipimpin oleh Ikhwanul Muslimin mendukungnya dalam menjalankan posisi presiden pada Juni, akan menunjukkan dukungan mereka dalam unjuk rasa di luar istana presiden di utara Kairo, ujar seorang pejabat Ikhwanul kepada AFP.


Rival presiden sebagian liberal dan sekuler berencana untuk berunjuk rasa di Balai Tahrir, Kairo pusat untuk protes dengan jumlah ratusan ribu pengunjuk rasa selama 18 hari berturut-turut yang memaksa veteran kuat Hosni Mubarak mundur dari kekuasaan awal tahun lalu.


Sebuah sumber di kantor presiden mengatakan kepada AFP Morsi mungkin memberikan pidato di kemudian hari untuk membela tindakannya, namun keputusan akhir belum diambil.


Pada Kamis, Morsi, yang sampai parlemen baru telah terpilih, menjalankan kekuasaan baik eksekutif maupun legislatif, mengeluarkan dekrit yang melindungi keputusannya dari pemeriksaan yudisial.


Dia juga mencabut hak hakim untuk meninjau legalitas suatu majelis konstituen yang didominasi Islam menyusun sebuah piagam baru, yang akan ditetapkan pada bulan depan.


"Morsi adalah diktator 'sementara'," tulis judul berita utama harian independen Al-Masry Youm edisi Jumat. (fr/ik)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.