Mesir Temukan Makam Bangsawan dari Dinasti Firaun Tutankhamun 3.500 Tahun Lalu

Merdeka.com - Merdeka.com - Otoritas Mesir kemarin mengumumkan mereka menemukan sebuah makam di Luxor yang berasal dari masa 3.500 tahun lalu. Arkeolog meyakini makam ini itu adalah makam seorang bangsawan.

Peneliti dari Mesir dan Inggris menemukan makam itu di tepi barat Sungai Nil. Kepala Dewan Benda Antik Mesir Mustafa Waziri mengatakan makam itu ditemukan di kawasan yang terkenal dengan Lembah Ratu dan Lembah Raja.

"Elemen pertama yang ditemukan di dalam makam tampaknya berasal dari dinasti ke-18 firaun Akhenaton dan Tutankhamun," kata Waziri dalam pernyataan seperti dilansir laman AFP, Sabtu (14/1).

Dinasti ke-18 adalah periode sejarah Mesir yang dikenal dengan Kerajaan Baru, berakhir pada 1291 sebelum Masehi. Di masa itu dikenal sebagai tahun-tahun kejayaan Mesir Kuno.

Kepala Misi Penelitian dari Univerisitas Cambridge, Piers Litherland mengatakan makam itu kemungkinan adalah makam seorang istri bangsawan atau putri kerajaan dari garis keturunan Thutmosid.

Arkeolog Mesir Muhsin Kamil mengatakan bagian dalam makam itu dalam kondisi "buruk".

Sebagian prasasti di dalamnya hancur karena banjir di masa lalu yang membuat ruang makam dipenuhi bebatuan sedimen.

Mesir selama ini sudah membongkar sejumlah temuan arkeologi dalam beberapa tahun terakhir, yang paling terkenal adalah di Saqqara, sebelah selatan Ibu Kota Kairo. [pan]