Meski Bayar, Emak-Emak yang Masuk Tol Terancam Penjara dan Denda

Syahrul Ansyari, Foe Peace Simbolon
·Bacaan 2 menit

VIVA - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mengaku sedang mencari sosok emak-emak yang nekat masuk tol dalam kota dengan sepeda motornya. Identitas dari pelaku masih belum diketahui.

Sebenarnya, polisi bisa dengan mudah mengetahui dengan melacak nomor kendaraan pelaku. Sayangnya, rekaman kamera Closed Circuit Television di lokasi ternyata tidak menangkap nopol motor emak-emak itu.

"Iya sedang kita cari pelakunya. (Nomor kendaraan) masih enggak jelas di CCTV," kata Kepala Satuan Patroli Jalan Raya Ditlantas Polda Metro Jaya, Komisaris Polisi Akmal, kepada wartawan, Rabu, 21 April 2021.

Sementara itu, Kepala Induk Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Polisi Bambang Krisnady, menambahkan merujuk Peraturan Pemerintah Nomor 15 Tahun 2005, Pasal 38 Ayat 1, jalan tol hanya diperuntukan bagi pengguna jalan yang menggunakan kendaraan bermotor roda empat atau lebih. Maka dari itu, emak-emak itu disebut melakukan pelanggaran.

Baca juga: Viral Emak-emak Masuk Tol Dalam Kota Bayar tapi Pakai Motor

Emak-emak itu bisa dikenakan Pasal 63 ayat 6 dijelaskan Undang-undang (UU) Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan. Atau, yang bersangkutan juga bisa dikenakan Pasal 287 ayat 1 Undang-Undang Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

"Pelanggaran yang dilakukan oleh pengendara motor tersebut adalah memasuki jalan tol dengan sengaja dan melanggar rambu-rambu yang ada, maka berdasarkan UU nomor 38 tahun 2004 akan dikenakan sanksi pidana berupa pidana kurungan selama 14 hari dan denda paling banyak 3 juta, sementara berdasarkan UU Nomor 22 Tahun 2009 dikenakan sanksi pidana kurungan paling lama dua bulan atau denda paling banyak Rp500.000," kata Bambang menambahkan.

Sebelumnya, viral di media sosial seorang pengemudi roda dua masuk jalan tol dalam kota. Pengemudi itu merupakan emak-emak.

Dengan santainya emak-emak ini masuk ke dalam jalan tol. Tanpa merasa ada yang salah atas apa yang dilakukan. Bahkan emak-emak ini masuk dengan cara membayar jalan tol memakai kartu elektronik sebagaimana mestinya kendaraan roda empat atau lebih masuk ke jalan tol.

Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT) bersama dengan PT Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) menyebut emak-emak itu masuk lewat Gerbang Tol (GT) Angke 1 Jalan Tol Dalam Kota. Kejadian ini disebut terjadi pada Selasa, 20 April 2021, kemarin sekitar pukul 17.01 WIB.

"Kami mengidentifikasi lokasi kejadian pengendara motor masuk tol, berdasarkan pengamatan, pengendara motor masuk melalui GT Angke 1," kata Manager Area JMTO wilayah Tol Dalam Kota & Prof. Dr. Ir. Soedijatmo Bismarck Purba kepada wartawan, Rabu 21 April 2021.