Meski Belum Ada Laporan Kasus, Ini Langkah Dinkes Papua Barat Cegah Hepatitis Akut

Merdeka.com - Merdeka.com - Provinsi Papua Barat menetapkan status waspada di seluruh wilayah itu. Penetapan tersebut dilakukan Dinas Kesehatan setempat mengantisipasi penyebaran Hepatitis akut.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Papua Barat dr. Norma mengatakan, status waspada ini sesuai petunjuk Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terhadap Hepatitis akut tersebut.

"Status waspada ini berlaku secara nasional, khusus Papua Barat kami arahkan supaya setiap rumah sakit pemerintah, swasta, hingga puskesmas agar segera melapor jika terjadi peningkatan kasus Hepatitis di daerah," kata Norma di Manokwari, Jumat (6/5).

Dia melanjutkan, petugas medis di seluruh fasilitas layanan kesehatan (fasyankes) juga diharapkan lebih aktif mengambil langkah-langkah awal dengan mengamati ciri-ciri Hepatitis terhadap anak-anak di lingkungan masing-masing. Menurut dia, sampai saat ini belum ada laporan kasus Hepatitis akut di Papua Barat.

"Namun kami akan lebih waspada dengan melaksanakan pemeriksaan sampel darah terhadap bayi, balita dan anak-anak yang mengalami ciri-ciri Hepatitis sebagai langkah pendeteksian dini," kata dia.

Norma menjelaskan, Hepatitis akut yang saat ini tengah menjangkit di sejumlah negara berbeda dari penyakit Hepatitis lainnya karena belum diketahui penyebabnya. Selain itu, penyakit ini lebih parah efeknya serta muncul bersamaan dengan sangat cepat.

'Umumnya Papua dan Papua Barat hanya tercatat Hepatitis A, B, C, D, E. Sementara kasus baru ini tercatat menyerang anak di bawah usia 16 tahun, tapi lebih banyak lagi usia di bawah 10 tahun,” bebernya.

Karena faktor-faktor yang disebutkan, Norma mengimbau agar masyarakat mewaspadai gejala penyakit Hepatitis akut ini yang telah menyerang anak-anak.

"Adapun gejala awal anak yang terserang penyakit ini mulai dari gejala seperti diare, mual, muntah, sakit perut, kadang disertai demam, dan warna mata atau kulit bila diperhatikan secara seksama akan berwarna kuning,” ujar dia. [gil]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel