Meski Berat, Barcelona Miliki 5 Cara untuk Kalahkan PSG dan Lolos ke Perempat Final Liga Champions

·Bacaan 3 menit

Bola.com, Paris - Barcelona akan menghadapi Paris Saint-Germain pada laga leg kedua 16 besar Liga Champions di Parc des Princes, Kamis (11/3/2021) dini hari WIB. Apakah ini mission impossible buat Barca? Sebab, Los Cules tertinggal agregat 1-4 dari PSG.

Demi membalikkan keadaan dan meraih tiket ke perempat final, Lionel Messi dan kawan-kawan butuh empat gol tanpa balas. Jadi, syaratnya memang berat.

Hasil zonk pada leg pertama memang membuat Barcelona punya beban berat. Kekalahan 1-4 di Camp Nou pada 17 Februari lalu juga merupakan aib buat skuad Catalan.

Tiga dari empat gol Paris Saint-Germain ketika itu dicetak Kylian Mbappe pada menit ke-32, 65', dan 85'. Satu gol tambahan Les Parisiens dihasilkan oleh Moise Kean (70').

Barcelona hanya mampu menghasilkan satu gol, dan itu pun lewat penalti. Hadiah tendangan 11 meter dicetak Lionel Messi pada menit ke-27.

Tetapi, tidak ada yang mustahil karena di sepak bola kita mengenal istilah bola itu bundar. Selama pertandingan belum benar-benar berakhir, semua kemungkinan masih bisa terjadi.

Termasuk kemungkinan Barcelona mampu meraih kemenangan empat gol tanpa balas atas PSG, dan lolos ke perempat final. Situasi yang begitu diidamkan fans Blaugrana.

Lantas, Barcelona harus berbuat apa untuk bisa mewujudkannya? Berikut ini setidaknya lima cara yang dapat dipakai tim asuhan Ronald Koeman itu untuk menang dan lolos ke perempat final Liga Champions musim ini.

Menyerang Habis-habisan

Barcelona menguasai jalannya pertandingan dengan penguasaan bola hingga 53 persen dengan 12 tembakan namun hanya 4 yang mengarah ke gawang. Sedangkan PSG tampil efektif, klub asal kota Paris itu berhasil melakukan 16 tembakan dengan 9 tepat sasaran dan empat berbuah gol. (AP/Joan Monfort)
Barcelona menguasai jalannya pertandingan dengan penguasaan bola hingga 53 persen dengan 12 tembakan namun hanya 4 yang mengarah ke gawang. Sedangkan PSG tampil efektif, klub asal kota Paris itu berhasil melakukan 16 tembakan dengan 9 tepat sasaran dan empat berbuah gol. (AP/Joan Monfort)

Ini perwujudan dari prinsip menyerang adalah pertahanan terbaik. Ya, Barcelona harus habis-habisan menyerang untuk memperbanyak peluang mencetak gol.

Ronald Koeman tidak perlu lagi memikirkan bagaimana harus bertahan. Manajer asal Belanda ini wajib berpikir selama 90 menit waktu normal, harus menyerang PSG dari area mana saja.

Memang, pertahanan tidak boleh dilupakan. Tapi, kebutuhan mendesak Barcelona adalah sebanyak-banyaknya mencetak gol.

Jadi, pola permainan 100 persen menyerang harus dikedepankan. Jika perlu, mainkan sampai empat pemain di posisi menyerang.

Cari Gol Cepat

Pemain Barcelona Lionel Messi melakukan tendangan bebas saat melawan Paris Saint-Germain pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions di Camp Nou, Barcelona, Spanyol, Selasa (16/2/2021). PSG menang 4-1. (AP Photo/Joan Monfort)
Pemain Barcelona Lionel Messi melakukan tendangan bebas saat melawan Paris Saint-Germain pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions di Camp Nou, Barcelona, Spanyol, Selasa (16/2/2021). PSG menang 4-1. (AP Photo/Joan Monfort)

Jika bisa mencetak gol cepat setidaknya di lima menit pertama pertandingan, Barcelona punya peluang besar untuk terus mendulang gol. Sebab, gol cepat selalu memberi pukulan ganda.

Lawan bakal kaget dan sedikit grogi ketika di awal pertandingan sudah kebobolan. Maka dari itu, Barcelona harus menyiapkan skema kick off dengan orientasi gol cepat.

Lalu, siapa pemain Barcelona yang kira-kira bisa dipacu untuk mencetak gol cepat? Jika begitu pertanyaannya, maka Ousmane Dembele, Lionel Messi, dan Antoine Griezmann layak diandalkan.

Perbanyak Penetrasi di Kotak Penalti

Antoine Griezmann dan Gerard Pique, sempat saling mengumpat saat Barcelona tumbang dari Paris Saint-Germain dalam laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions. (AP/Joan Monfort)
Antoine Griezmann dan Gerard Pique, sempat saling mengumpat saat Barcelona tumbang dari Paris Saint-Germain dalam laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions. (AP/Joan Monfort)

Ronald Koeman bisa meminta anak asuhnya untuk memperbanyak pergerakan di kotak penalti PSG. Dengan begitu, dapat berbuah penalti.

Momen penalti bisa didapatkan entah dari handsball, pelanggaran, atau sejenisnya. Peluang terjadinya penalti sangat besar jika pertahanan PSG dibuat frustrasi di kotak terlarang sendiri.

Bila berhasil mendapatkan penalti, itu bagus untuk mengejar defisit agregat Barcelona. Nah jika sudah memperolehnya, jangan sampai disia-siakan karena tidak ada toleransi untuk kegagalan.

Tempel Ketat Kylian Mbappe

Gerard Pique yang baru sembuh dari cedera tak berdaya saat menjaga Kylian Mbappe. Bek asal Spanyol gagal membendung pergerakan pemain muda asal Prancis itu sehingga Barcelona pun takluk secara memalukan. (AFP/Lluis Gene)
Gerard Pique yang baru sembuh dari cedera tak berdaya saat menjaga Kylian Mbappe. Bek asal Spanyol gagal membendung pergerakan pemain muda asal Prancis itu sehingga Barcelona pun takluk secara memalukan. (AFP/Lluis Gene)

Sudah terbukti Kylian Mbappe menjadi masalah besar buat Barcelona di leg pertama. Hattick golnya di Camp Nou merupakan bentuk kelalaian pola pertahanan Barcelona.

Oleh karena itu, Ronald Koeman harus menugaskan satu pemain yang khusus menempel ketat Kylian Mbappe. Sebab, pesepakbola berusia 22 tahun itu sangat berbahaya jika hanya diantisipasi lewat sistem zona marking, dan harus man to man marking.

Memang, PSG tidak bergantung kepada satu pemain sehingga pemain lain bisa mencari celah jika Kylian Mbappe ditempel ketat. Tapi dalam laga nanti berbeda karena pesepakbola asal Prancis itu adalah ancaman yang nyata.

Pancing Emosi Lawan

Pemain Paris Saint-Germain Moise Kean (tengah) mencetak gol ke gawang Barcelona pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions di Camp Nou, Barcelona, Spanyol, Selasa (16/2/2021). PSG menang 4-1. (AP Photo/Joan Monfort)
Pemain Paris Saint-Germain Moise Kean (tengah) mencetak gol ke gawang Barcelona pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions di Camp Nou, Barcelona, Spanyol, Selasa (16/2/2021). PSG menang 4-1. (AP Photo/Joan Monfort)

Berikutnya adalah cara yang bisa jadi kotor, tapi efektif untuk mengurangi kekuatan lawan.

Ya, pemain Barcelona boleh memancing emosi skuad PSG. Pancingan itu targetnya adalah kartu kuning pertama, lalu kartu kuning kedua yang berarti kartu merah.

Jika ada pemain PSG yang terpancing emosinya dan dapat kartu merah, itu menjadi keuntungan besar buat Barcelona. Sebab dengan keunggulan jumlah pemain, Blaugrana bisa lebih dominan dalam permainan.

Disadur dari: Bola.net (Penulis: Fitri Apriani/Published: 10/03/2021)

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: