Meski Berat, Menaker Apresiasi Anak Buahnya yang Tak Mudik Lebaran

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah meminta kepada para pegawai Kementerian Ketenagakerjaan agar bisa meningkatkan kinerjanya pasca Hari Raya Idul Fitri atau lebaran 2021.

“Kita punya kewajiban untuk mengelola pemerintahan melalui Kementerian Ketenagakerjaan ini Mari kita kelola semangat membangun good governance. Semangat kita untuk memberikan yang terbaik kepada seluruh masyarakat,” kata Menaker Ida dalam halal bihalal virtual di Youtube resmi Kementerian Ketenagakerjaan, Senin (17/5/2021).

Lanjutnya, Menaker menyinggung terkait Pemeriksaan yang sedang dilakukan BPK kepada Kemnaker. Dimana banyak ditemukan catatan-catatan yang harus diperbaiki dalam pengelolaan keuangan dan pengelolaan aset milik negara.

“Harus jadi pelajaran kita semua, bulan Syawal ini kinerja kita bisa meningkat. Saya berharap sekali kita semua, mari kita kelola uangnya rakyat ini yang dititipkan melalui Kementerian Ketenagakerjaan kita kelola dengan prinsip-prinsip pengelolaan pemerintahan yang baik,” ungkapnya.

Meskipun situasi pandemi covid-19 ini tidak mudah, namun Menaker tetap mendorong para pegawainya untuk senantiasa memberikan pengabdian yang sebaik-baiknya kepada masyarakat. Disisi lain, Menaker juga mengapresiasi pegawai Kemnaker yang tidak mudik.

“Saya ingin menyampaikan terima kasih kepada seluruh semua Bapak dan Ibu seluruh pegawai Kementerian ketenagakerjaan, yang mengikuti perintah pemerintah untuk tidak pulang kampung. Bapak Ibu sudah memberikan contoh baik, saya anggap semuanya sudah melaksanakan anjuran perintah dari pemerintah untuk tidak mudik,” ujarnya.

Larangan Mudik

Menaker Ida Fauziyah meninjau Posko  THR di Kabupaten Tangerang (dok: Kemnaker)
Menaker Ida Fauziyah meninjau Posko THR di Kabupaten Tangerang (dok: Kemnaker)

Menurut Menaker Ida, kebijakan larangan mudik memang sangat sulit. Lantaran Pemerintah mendapat berbagai kritikan dari masyarakat, sebab merubah kebiasaan mudik jelang lebaran. Namun, kebijakan Pemerintah tersebut tetap dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19.

“Ini kebijakan yang tidak gampang, Pemerintah mendapatkan kritikan dari dari sana sini karena merubah kebiasaan yang biasa di antara kita yang membiasakan idul fitri itu pulang kampung, jangankan orang lain saya juga itu kebijakan kita juga secara manusiawi kita juga rasanya berat sekali,” ungkap Menaker.

Demikian Menaker berharap semangat bulan Syawal ini bisa meningkatkan kinerja para pegawai Kemnaker di bulan-bulan mendatang.

“Saya yakin dan percaya semangat Syawal ini akan menjadi spirit dari kita untuk meningkatkan kinerja kita yang lebih baik, sudah banyak prestasi yang sudah kita lakukan, banyak hal yang ingin kita lakukan dan akan kita lakukan dan itu tidak bisa dilakukan secara masing-masing unit itu membutuhkan kolaborasi dari semua bapak dan ibu semua,” pungkasnya.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel