Meski Pandemi, Jokowi Minta Industri Hulu Migas Tetap Berproduksi

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi meminta industri hulu migas sebagai sektor kritikal tetap menjalankan tugasnya di tengah pandemi Covid-19. Khususnya dalam mencari dan memproduksi minyak dan gas bumi di Indonesia.

Hal ini disampaikan Jokowi melalui pidato pembuka yang dibacakan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif dalam acara webinar Indonesian Petroleum Association (IPA), Rabu (1/9).

"Pandemi Covid-19 telah berdampak pada seluruh sektor perekonomian global termasuk Indonesia. Namun, industri hulu migas sebagai salah satu sektor kritikal tetap harus melaksanakan aktivitasnya guna mencari dan memproduksi minyak dan gas bumi," ucap Menteri Arifin.

Dia mengungkapkan, sebagai negara yang sedang berkembang, Indonesia membutuhkan energi yang sangat besar. Diantaranya minyak dan gas bumi.

"Minyak dan gas bumi merupakan salah satu sumber energi yang masih mendominasi di Indonesia, selain batubara dan energi terbarukan," jelasnya.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Penggerak Perekonomian Nasional

Ilustrasi tambang migas (iStockPhoto)
Ilustrasi tambang migas (iStockPhoto)

Selain sebagai penyedia sumber energi, industri hulu migas juga terbukti mampu menjadi penggerak perekonomian nasional. Sehingga, kepala negara berharap, sektor industri hulu migas tetap menjalankan tugasnya di tengah pandemi Covid-19.

"Keberadaan industri migas di berbagai tempat di Indonesia telah mendorong munculnya aktivitas aktivitas perekonomian di wilayah tersebut," tegasnya mengakhiri.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel