Meski Sungai Tercemar Busa Beracun Bak Salju, Warga India Tak Takut Mandi di Dalamnya

·Bacaan 2 menit

, New Delhi - Salah satu sungai yang dianggap paling suci di India yakni Sungai Yamuna seperti dilapisi salju tebal, Namun nyatanya itu adalah busa beracun dari polutan industri.

Pada hari Rabu, seperti dikutip dari ABC Australia, Jumat (12/11/2021), ratusan warga Hindu India tetap turun ke sungai tersebut yang airnya berbusa dan beracun. Bahkan kadang mereka membenamkan diri dan berenang, untuk menandai festival Chhath Puja.

Sungai Yamuna yang panjangnya 1.376 kilometer merupakan salah satu sungai paling suci bagi umat Hindu, yang juga salah satu yang paling tercemar di dunia.

Sungai itu memasok lebih dari 50 persen kebutuhan air bagi ibukota India New Delhi, hal yang menimbulkan risiko kesehatan yang serius bagi warga di sana.

Sungai ini telah menjadi lebih kotor selama bertahun-tahun karena sebagian besar limbah ibu kota, serta pestisida pertanian dari negara bagian tetangga dan limbah industri dari kota-kota pabrik mengalir ke jalur air, meski pun sudah aturan tentang polusi.

Namun warga Hindu yang taat masih berduyun-duyun turun ke sungai setiap tahun selama festival, yang diperuntukkan memuja untuk dewa matahari dan dilakukan dengan membasuh diri di sungai.

Rajesh Kumar Verma termasuk di antara mereka yang berdoa di tepi sungai beracun Yamuna pada hari Rabu.

Dia tahu air itu berbahaya tetapi tetap berdiri di dalamnya, tidak khawatir dengan bahaya kesehatan yang mungkin ditimbulkannya.

"Takut apa? Jika kita takut, lalu bagaimana kita bisa berdoa?" katanya.Pihak berwenang mengerahkan perahu motor dalam upaya untuk membubarkan busa beracun.

Mereka juga mendirikan barikade dari batang bambu untuk menjauhkan busa dari tepi sungai.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

New Delhi, Salah Satu Ibu Kota Paling Tercemar di Dunia

Ilustrasi bendera India (AFP Photo)
Ilustrasi bendera India (AFP Photo)

Ibu kota India, New Delhi yang memiliki penduduk lebih dari 20 juta orang adalah salah satu kota paling tercemar di dunia.

Musim dingin khususnya telah menjadi waktu yang menimbulkan masalah kesehatan, ketika kota itu diselimuti kabut beracun yang membuat langit selalu terlihat kelabu.

Tingkat polusi udara sudah mencapai tingkat yang membahayakan dan hampir setiap hari kualitas udara di kota tersebut merupakan yang terburuk di dunia.

Tingkat polusi melonjak karena petani di daerah pertanian terdekat membakar lahan mereka setelah panen untuk mempersiapkan bagi musim tanam berikutnya.

Hari Rabu, indeks kualitas udara New Delhi "sangat buruk," menurut SAFAR, badan pemantauan lingkungan utama India.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel