Meski Terluka Ditembaki Brutal, Pasukan Kala Hitam TNI Maju Kejar OPM

Rifki Arsilan
·Bacaan 1 menit

VIVA – Meski tiga prajurit terluka akibat ditembaki secara brutal di Distrik Serambakon, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua. Tapi ternyata, pasukan Batalyon Infanteri 312/Kala Hitam tak mundur sama sekali.

Dalam kondisi dihujani peluru, prajurit-prajurit pemberani asal Brigif 15/Kijang II, Kodam III/Siliwangi terus maju mengejar kelompok separatis bersenjata OPM yang menyerang mereka.

"Pasca penghadangan dan penembakan tersebut TNI terus melakukan pengejaran dan penyisiran di wilayah sekitar lokasi kejadian untuk menangkap para pelaku dari kelompok KKSB yang sering melakukan tindakan kriminal baik kepada TNI-Polri dan masyarakat,” kata Kepala Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III, Kolonel Czi IGN Suriastawa dilansir VIVA Militer, Selasa 20 Oktober 2020.

Menurut Suriatawa, pasukan Yonif 312/Kala Hitam diserang dengan tembakan senjata laras panjang saat melakukan patroli pada pukul 09:30 WIT. OPM menggempur di jalan tanjakan.

Kelompok OPM yang melakukan penyerangan terhadap sejumlah pasukan Kala Hitam TNI itu diperkirakan berjumlah 10 orang.

Dalam serangan brutal itu, tiga prajurit Yonif 312/Kala Hitam terpaksa dilarakan ke RSMI Jayapura, akibat mengalami luka-luka tertembak di bagian kaki.

Baca juga : Serangan Brutal OPM di Papua, Tiga Prajurit Kala Hitam TNI Luka-luka