Meskipun Gagal tapi Aku Yakin Tempat Ini adalah Terbaik Untukku

·Bacaan 3 menit

Fimela.com, Jakarta Kita bisa bersinar melalui setiap pilihan hidup yang kami buat dalam hidup. Baik dalam hal pendidikan, karier atau pekerjaan, dan pilihan soal impian serta cita-cita. Setiap perempuan bisa menjadi sosok tangguh melalui setiap pilihan hidup yang diambil. Seperti dalam tulisan Sahabat Fimela yang diikutsertakan dalam Lomba Share Your Stories Oktober 2020: Menjadi Lady Boss Versimu ini.

***

Oleh: Raden Agnescy Ernawan

Bagiku pendidikan sangat penting dalam hidup. Ambisiku dalam mengejar pendidikan sangatlah tinggi dan yang aku mau harus terwujud. Memang, anaknya sangat harus perfectionis sekali karena tidak ingin mengecewakan kedua orangtua yang telah berjuang untuk menyekolahkan anak-anaknya sampai selesai.

Menurutku, pertama kali dalam menghadapai cobaan hidup pada saat aku tamat SMA dan ingin melanjutkan ke jenjang berikutnya yaitu dunia perkuliahan. Ingin sekali rasanya aku berkuliah di Universitas Negeri apa lagi Universitasnya ternama dan terpandang di Indonesia dimana pada saat itu aku mikir jika aku masuk ke salah satu Universitas Favorit akan membuat orang tua ku senang dan bangga kepada ku serta biaya kuliah yang tidak terlalu mahal.

Terus Belajar untuk Menggapai Mimpi

ilustrasi perempuan bekerja/photo created by lookstudio - www.freepik.com
ilustrasi perempuan bekerja/photo created by lookstudio - www.freepik.com

Pada saat SMA, aku berhasil mendapatkan jalur SNMPTN dimana aku dapat memilih 3 Univeristas Negeri. Untuk mendapatkan jalur ini, nilai rata-rata rapot pun harus bagus dan aku senang sekali karena tahap ini merupakan tahap dimana aku dapat masuk ke Universitas yang aku mau. Akan tetapi, pada saat pengumuman sayangnya aku tidak berhasil masuk ke Universitas Negeri. Usahaku tidak berhenti di jalur ini, aku ingin berusaha lagi mengikuti test-test agar dapat masuk ke Univeristas Negeri, dan lagi-lagi aku gagal diterima pada Universitas Negeri.

Aku pun merelakan waktuku selama setahun untuk terus belajar dan mendaftarkan kembali ke Universitas Negeri pada tahun depannya. Namun, lagi-lagi aku pun tidak lolos juga pada saat itu. Pada akhirnya, aku mendaftarkan ke Universitas Swasta dengan jurusan yang aku mau. Menurut ku, tidak ada usaha yang sia-sia karena bagaimanapun sebagai makhluk hidup kita harus terus belajar menghadapi dan mencari solusi suatu masalah. Hal ini membuat karakter diri ku menjadi lebih dewasa, hidup ini tidak bisa kita pilih melainkan harus tetap dijalankan dengan baik.

Akhirnya Aku Tahu Bukan Tak Mampu, Tapi Tuhan Siapkan Tempat Lebih Baik Untukku

ilustrasi perempuan bekerja/Photo by Brooke Cagle on Unsplash
ilustrasi perempuan bekerja/Photo by Brooke Cagle on Unsplash

Dari pengalaman yang aku alami, hal ini membuat aku memercayai takdirku bahwa bukannya aku gagal tidak dapat masuk ke Univeristas Negeri melainkan tempat terbaik aku ada di Universitas Swasta. Belajar itu tidak harus di tempat yang diinginkan namun belajar bisa dimana saja asalkan niat untuk mencapai goals yang diinginkan serta tidak ada kata terlambat.

Pada saat aku sudah memasuki dunia perkuliahan, aku sangat berterima kasih bisa berkuliah disini. Banyak pembelajaran yang aku dapatkan dari tempat kuliah ku saat ini. Konsep diri aku yang sekarang dengan jaman SMA sudah sangat berubah, relasi yang aku jalankan pun tercipta sangat baik dan aktif. Reputasi diri aku di kampus sangat baik bahkan aku menjadi student ambassador di kampus ku sendiri. Kedua orang tua ku pun sangat bangga karena aku tetap tidak patah semangat dalam mengejarkan pendidikan aku serta tetap ambisius. Hingga, aku sampai dapat memberikan suatu pembelajaran yang aku dapatkan ke orang lain yang sangat berguna bagi mereka semua.

Aku terus memberikan kata-kata bijak ke teman terdekat ku bahwa “tidak ada kata terlambat dalam menempuh pendidikan” harus dijalani dan tidak boleh menyerah karena usaha-usaha yang telah dilakukan tidak akan percuma ataupun sia-sia. Percayalah, takdir yang diberikan Tuhan merupakan takdir yang terbaik untuk hidup mu. Serta, tetap rendah hati terhadap sesama dan tidak boleh pelit ilmu.

#ChangeMaker