Messi Jadi Kambing Hitam Kegagalan Coutinho di Barcelona

Robbi Yanto

VIVA – Philippe Coutinho gagal tampil sesuai ekspektasi di Barcelona. Kini dia dipinjamkan ke Bayern Munich dan masa peminjaman itu juga tak lama lagi akan berakhir.

Coutinho diboyong Barcelona dari Liverpool pada 2018 lalu dengan banderol 180 juta euro atau sekitar Rp2,8 triliun. Dengan harga mewah itu, jelas harapan Barcelona sangat besar kepada Coutinho.

Tapi, tidak pada kenyataanya. Barcelona malah kecewa dengan penampilan pemain asal Brasil tersebut. Coutinho cuma mampu mencetak 21 gol serta 11 assist dari 76 penampilannya di semua kompetisi untuk Blaugrana.

Secara kontrak, Coutinho memang masih milik Barcelona. Namun, kesempatannya untuk kembali ke Camp Nou terbilang kecil karena Barcelona sudah mendapatkan penggantinya Antoine Griezmann.

Mantan gelandang Barcelona, Ronald de Boer mengungkapkan kegagalan Coutinho berjaya di Barcelona karena adanya Lionel Messi. Menurutnya, Coutinho memiliki peran yang sama dengan Messi sebagai aktor utama sebuah tim. Tapi, Coutinho si anak baru tentu tak bisa menggeser Messi yang sudah lama memainkan perannya itu.

"Saya pikir Coutinho adalah pemain di mana segala sesuatu [melaluinya], setiap bola jatuh kepadanya di Liverpool. Dia mungkin melakukan lebih sedikit pekerjaan, karena apa yang dilakukan Messi di Barcelona," kata De Boer, dikutip Sportbible.

"Jika itu adalah dua tipe pemain yang sama, bahwa mereka juga menginginkan setiap bola dan memiliki posisi khusus dalam tim, maka Anda melihat betapa rentannya sebuah tim. Saya pikir kami melihat itu dengan Barcelona. Hanya ada satu yang bisa melakukan itu sekarang dan itu adalah Messi," sambungnya.

Di sisi lain, Coutinho sepertinya lebih dulu sadar dengan apa yang dimaksud De Boer. Oleh karenanya ia tak mau kembali ke Barca. Baru-baru ini, Coutinho berinisiatif untuk mengontak manajemen Liverpool. 

Coutinho meminta agar manajemen The Reds kembali merekrutnya. Namun, manajemen Liverpool mengaku belum siap untuk membeli kembali Coutinho karena harganya yang mahal.