Meta Dikabarkan Bakal PHK Lebih Banyak Karyawan

Merdeka.com - Merdeka.com - Meta merencanakan pemutusan hubungan kerja besar-besaran. Aksi ini dapat disebut-sebut memengaruhi "ribuan" pekerja. Dilaporkan The Wall Street Journal (WSJ) dari The Verge, Senin (7/11) menyebutkan bahwa sumber yang mengetahui situasi tersebut mengatakan kep PHK akan dimulai pada Rabu pekan ini.

Meta sebagai induk perusahaan Facebook dan Instagram melaporkan memiliki lebih dari 87.000 karyawan pada akhir September, tetapi PHK "skala besar" ini diperkirakan akan memangkas sebagian besar karyawanya. Bahkan WSJ menyebut bahwa PHK ini bisa memukul Meta lebih keras daripada PHK massal di Twitter, yang mempengaruhi sekitar setengah dari 7.500 karyawan perusahaan.

Pada Juni lalu, Chief Product Officer Meta, Chris Cox, memperingatkan karyawan tentang masa-masa serius. Intinya adalah ia ingin karyawan benar-benar sempurna melakukan pekerjaannya di lingkungan pertumbuhan yang sedang melambat.

Ditegaskan pula oleh CEO Meta Mark Zuckerberg. Ia mulai memanaskan suasana kerja kepada karyawan sekitar waktu yang sama, mengatakan dalam sesi tanya jawab internal yang diperoleh Alex Heath dari The Verge.

Zuckerberg mengungkapkan bahwa mungkin ada banyak orang di perusahaan yang seharusnya tidak berada di sini. Zuckerberg kemudian menerapkan pembekuan perekrutan pada bulan September dan memperingatkan bahwa perusahaan akan berhemat dalam waktu dekat.

Meta menolak berkomentar tentang situasi tersebut tetapi mengarahkan The Verge ke pernyataan Zuckerberg selama hasil kinerja perusahaan bulan lalu.

"Pada 2023, kami akan memfokuskan investasi kami pada sejumlah kecil area pertumbuhan yang memiliki prioritas. Jadi itu berarti beberapa tim akan tumbuh, tetapi sebagian besar tim lain akan tetap datar atau menyusut selama tahun depan. Secara agregat, kami berharap untuk mengakhiri tahun 2023 dengan ukuran yang kira-kira sama, atau bahkan organisasi yang sedikit lebih kecil dari saat ini," ucap Zuckerberg.

Meskipun Zuckerberg mengatakan Facebook memiliki lebih banyak pengguna aktif daripada sebelumnya, investor masih khawatir tentang taruhan mahal perusahaan pada metaverse. Meta harus kehilangan USD3,7 miliar pada kuartal terakhir ini dan total USD9,4 miliar tahun ini gara-gara konsep metaverse yang dibangga-banggakan Zuckerberg. Sementara saham perusahaan diperdagangkan pada harga terendah sejak 2016. [faz]