MGPA: Antusiasme pecinta balap MotoGP Sirkuit Mandalika cukup tinggi

·Bacaan 1 menit

Mandalika Grand Prix Association (MGPA) selaku bagian dari ITDC Group menyebutkan, antusiasme pecinta balap MotoGP di Sirkuit Mandalika Lombok luar biasa, terlihat dari pembelian tiket premiere class yang habis terjual dalam sehari.

"Tiket premiere class sebanyak 900 tiket langsung diserbu pembeli dan sudah habis pada hari pertama pada pukul 16.57 WIB," kata Vice President Director MGPA, Cahyadi Wanda dalam keterangan tertulisnya di Praya, Jumat.

Ia mengatakan, meskipun tiket premiere claas habis, jangan kuatir masih ada stok tiket dari beberapa kategori tiket lainnya. Disamping VIP Hospitality Suites dan Premium Grandstand, ITDC Group akan memulai pembukaan penjualan tiket pada 11 Januari 2022 di 10 platform digital dan online partner ITDC Group.

Baca juga: Tiket nonton MotoGP di Mandalika seharga Rp15 juta ludes terjual


"Tiket yang akan dibuka pada tanggal 11 Januari, antara lain, General Admission dan Standard Grandstand," katanya.

Ia mengatakan, MGPA menyediakan tiket harian pada kategori General Admission, Standard Grandstand, dan Premium Grandstand. Untuk harga tiket hari pertama pada 18 Maret, tiket yang tersedia dimulai pada harga Rp 115.000 – Rp 431.250. Sementara untuk tanggal 19 Maret harga tiket dimulai pada harga Rp 287.500 – Rp 1.150.000 dan pada tanggal 20 Maret tiket dimulai pada harga Rp 575.000 – Rp 1.725.000.

Selain tiket harian, penyelenggara event juga telah menyiapkan paket weekend pass yakni Sabtu dan Minggu untuk tiga kategori yang sama dimulai dari harga Rp 805.000 – Rp 2.587.000.

"Khusus untuk kategori VIP Hospitality Suites, tersedia tiket 3 days pass yang dijual pada rentang Rp 10.000.000 – Rp 15.000.000 (berlaku untuk menonton selama tiga hari)," katanya.

Baca juga: Tiket MotoGP di Mandalika resmi dijual mulai 6 Januari

Baca juga: Sirkuit Mandalika Menyongsong MotoGP

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel