Mi Reman, Rasanya Serasa Dikeroyok Preman

TEMPO.CO, Bandung - Bagi Anda pencinta mi pedas, Mi Reman di kawasan Braga No. 36 Bandung menantang lidah Anda untuk bersehah-sehah alias bergoyang kepedasan. Nama Reman artinya preman, bukan sekadar pelesetan dari mi asal Jepang, ramen. Tapi, mi yang disajikan dengan tingkat kepedasan tinggi ini membuat penikmatnya serasa berada dalam intimidasi orang-orang seram dan berbadan besar bernama preman.

Tak heran, begitu memasuki kios berlantai dua itu, Anda akan disambut oleh oleh gambar seorang lelaki besar gondrong bertato, berkacamata hitam, dan berbaju merah. Lelaki berotot itu tengah memegang semangkuk mi Reman, seolah menantang pengunjung untuk segera mencicipinya.

"Dengan istilah reman alias preman, kami menawarkan sensasi pedas sampai serasa dikeroyok preman,” kata Edi Sudrajat, koki di kios Mi Reman itu.

Menurut Edi, pengunjung yang makan mi dengan memilih menu level 1 akan makan mi serasa dilihati preman, level 2 serasa disambangi preman, level pertengahan alias level 3 serasa ditepok preman, level 4 serasa dipalak preman, dan level terakhir yaitu yang paling parah, pengunjung yang memilih level 5 akan menyantap mi serasa dikeroyok preman, saking pedasnya.

Mi ini disajikan dalam mangkuk besar dengan kuah cukup banyak. Sebagai pendamping mi, di dalam kuah tersebut ditambahkan makanan lainnya, di antaranya telur, sosis, dan bakso.

Mi Reman memiliki empat pilihan rasa yaitu Mi Reman Soyu, Mi Reman Kare, Mi Reman Original, dan Reman Goreng Saus Tiram. Keempatnya ini bisa dipesan dengan tingkat level kepedasan yang diinginkan oleh konsumen.

"Level 3 aja udah pedas banget, ” kata Aghniya, mahasiswa yang datang dengan dua temannya, Dwi dan Erik. Mereka mengaku datang ke tempat itu karena penasaran dan tertarik dengan keunikan nama menu yang ditawarkan.

"Rasanya wow, sehah (pedas). Mi-nya enak, harganya juga murah," kata

Dwi. Untuk satu mangkok mi Reman, Anda cukup mengeluarkan Rp 11 ribu.

Bagi pengunjung yang tidak suka pedas, tidak perlu khawatir. Menurut Edi, pengunjung juga bisa memesan mi level nol, alias tidak pedas. "Tentu rasanya sama lezatnya dengan mi pedas," ujarnya.

Tertantang dikeroyok preman? Segera nikmati mi Reman!

SONIA FITRI (magang) | ENI S

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.