Mick Schumacher Akan Tes dengan Haas

Xaveria Yunita
·Bacaan 1 menit

Putra legenda Formula 1, Michael Schumacher, tersebut akan menjajal setelan mobil dalam Young Driver Test. Program itu juga diikuti Ferrari dan Alfa Romeo.

Pembalap 21 tahun itu sering dikaitkan dengan Haas belakangan ini. Mereka mencari pilot baru untuk menggantikan Romain Grosjean dan Kevin Magnussen. Nikita Mazepin dari Rusia juga diplot untuk mengisi kursi kosong musim depan.

Jebolan Akademi Pembalap Ferrari itu tengah berjuang mengamankan gelar juara dunia Formula 2 2020 bersama Prema Racing.

Ia mengumpulkan 191 poin, hasil dari 10 podium di mana dua di antaranya sebagai pemenang. Ia pun memimpin klasemen sementara dan unggul 22 poin dari rival terdekatnya Callum Ilott.

Baca Juga:

Mick Schumacher dan Ferrari Miliki Ikatan Emosional Massa Skeptis dengan Kembalinya Alonso di F1

Seri Formula 2 musim ini menyisakan dua balapan lagi yang dilangsungkan di Sirkuit Bahrain, pada 28-29 November dan 5-6 Desember.

Prestasi cemerlang Schumacher di ajang tersebut membuat Magnussen terkesan. Alih-alih kecewa, ia malah mendukung sang pembalap muda jadi penggantinya.

“Saya kira dia akan jadi bagus, terlepas dari apapun yang dibawa dalam kesepakatannya. Saya yakin dengan membalap dan kemampuannya, saya kira dia akan hebat untuk tim,” kata pria Denmark itu.

“Saya tidak tahu tentang (rencana) tim, tidak juga Gunther Steiner dan Gene Haas menjelaskan saya tentang ini, tapi yang berasumsi Schumacher dalam daftar.”