Microsoft Bawa Aplikasi Android ke Windows 11

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Sebuah kejutan tambahan diungkap setelah sederet fitur Windows 11 dibagikan Microsoft. Adalah aplikasi Android yang dapat diinstal pada perangkat Windows 11.

Aplikasi Android tersebut akan berjalan secara native atau mandiri tanpa perlu koneksi ke smartphone pengguna.

Beragam aplikasi bisa didapatkan melalui Amazon Appstore di dalam Microsoft Store dengan tampilan baru.

Mengutip The Verge, Jumat (25/6/2021), Microsoft menggunakan teknologi Intel Bridge untuk membawa pengalaman aplikasi Android di Windows 11.

Setelah diinstal, aplikasi akan tampil pada bilah taskbar berdampingan dengan aplikasi bawaan Windows.

Aplikasi Android pilihan lainnya juga akan mampu muncul di daftar aplikasi ketika pengguna menekan tombol Start.

Microsoft Store

Aplikasi Android bisa digunakan di WIndows 11 atas dukungan teknologi Intel Bridge. (Microsoft)
Aplikasi Android bisa digunakan di WIndows 11 atas dukungan teknologi Intel Bridge. (Microsoft)

Dalam peluncuran virtualnya, Microsoft mendemonstrasikan aplikasi TikTok yang berjalan di Windows 11. Dalam tampilannya, Microsoft Store juga mencantumkan aplikasi Ring, Yahoo, Uber, dan lainnya.

Microsoft Store menampilkan beberapa kategori, seperti rekomendasi film dari Disney+, Microsoft 365, Android Apps, kumpulan games, hingga Essential Apps.

Pada bagian Android Apps, Microsoft menampilkan beragam aplikasi Android melalui Amazon Appstore.

Kendati demikian, belum jelas berapa banyak perangkat yang kompatibel dengan aplikasi Android di Windows 11, karena perangkat keras perlu mendukung teknologi Intel Bridge.

Meski begitu, langkah integrasi aplikasi Android langsung ke Windows adalah perubahan yang signifikan.

Project Astoria

Tampilan Baru Microsoft Store Windows 11. (Microsoft Store)
Tampilan Baru Microsoft Store Windows 11. (Microsoft Store)

Pengumuman mengejutkan ini mengikuti rencana awal Microsoft untuk membiarkan pengembang Windows mengerjakan ulang aplikasi Android mereka yang ada untuk Windows pada tahun 2015.

Project Astoria, seperti yang dilabeli Microsoft, adalah metode untuk mencoba meyakinkan pengembang untuk mem-port aplikasi dan membuatnya lebih mudah untuk melakukannya.

Rencana itu akhirnya berantakan kurang dari setahun kemudian, dengan Microsoft mengakui bahwa memiliki "dua teknologi jembatan untuk membawa kode dari sistem operasi seluler ke Windows tidak diperlukan."

Microsoft sesumbar mengenai gagasan untuk menjalankan aplikasi Android di Windows beberapa tahun lalu. Perusahaan juga pernah bereksperimen dengan mendaftarkan aplikasi Android di Microsoft Store tepat sebelum peluncuran Windows 10.

(Rif/Isk)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel