Microsoft Tak Sengaja Ungkap Bocoran Windows 11

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Beredar rumor bahwa seri lanjutan dari Windows 10 akan hadir di gelaran Microsoft, pada 24 Juni 2021. Bahkan baru-baru ini beredar file instalasi untuk sistem Windows 11 yang pertama kali dibocorkan Beebom.com.

Kendati telah menyebar hingga berbagai sumber termasuk sumber torrent, Microsoft belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait kebenaran Windows 11 tersebut.

Namun, ada kabar yang bisa memperkuat rumor bahwa file instalasi Windows 11 yang beredar adalah benar milik perusahaan Microsoft.

Mengutip temuan dari Fossbytes, Rabu (23/6/2021), Microsoft telah melayangkan komplain Digital Millenium Copyright Act (DMCA) ke Google terkait dengan penyebaran file Windows 11.

Disebutkan situs Beebom.com asal India telah menyalurkan file Windows 11.ISO ke internet.

"Artikel Beebom.com telah mendistribusikan ISO Windows 11 (hak cipta oleh Microsoft). Harap hapus postingan mereka dari penelusuran Google. Ini adalah bocoran dari Windows 11 yang belum dirilis," tulis Microsoft.

Secara tidak langsung ini tampak sebuah konfirmasi dari perusahaan bahwa Windows 11 benar-benar ada dan segera diluncurkan.

Ungkap Versi Baru Windows

Komplain DMCA Microsoft ke Google soal sebaran file instalasi Windows 11. (dok: Fossbytes)
Komplain DMCA Microsoft ke Google soal sebaran file instalasi Windows 11. (dok: Fossbytes)

Microsoft berencana untuk mengumumkan versi terbaru untuk sistem operasi (operating system, OS) Windows pada 24 Juni 2021.

Sebetulnya, kabar tentang kehadiran versi terbaru Windows ini sudah dibocorkan oleh CEO Microsoft, Satya Nadella, dalam acara Microsoft Build.

Pada gelaran itu, Satya Nadella mengatakan saat ini dirinya sedang menguji coba Windows versi baru tersebut dalam beberapa bulan terakhir.

"Kami akan menciptakan lebih banyak peluang untuk pengembang Windows hari ini dan menyambut setiap kreator yang mencari platform terinovatif, baru, platform terbuka untuk membuat, mendistribusikan, serta memonetisasi aplikasi," katanya, seperti dikutip dari Engadget, Jumat (4/6/2021).

Pernyataan Satya Nadella tersebut memperkuat kabar tentang update Windows Store, agar pengembang dapat dengan mudah merilis aplikasi mereka ke konsumen.

Bocoran ke Internet

Dari bocoran tampilan Windows 11 yang beredar di luas ada beberapa kemampuan yang dibawa Microsoft ke OS terbarunya ini.

Misalnya, fitur Widgets yang sempat dihilangkan pada versi di Windows 10 kembali dihadirkan di Windows 11. Kemudian, tampilan muka samakan degan tampilan macOS karena menempatkan tombol start tepat di sisi tengah.

Selain itu, tampilan baru Microsoft Store juga dihadirkan serta akses langsung ke game yang dimiliki pengguna.

(Rif/Isk)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel