Miftahul Hamdi Menepis Anggapan Persis Sebagai Tim Bertabur Bintang

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Solo - Persis Solo menjelma menjadi tim dengan materi pemain yang mentereng dalam menyongsong Liga 2 musim 2021. Setelah dipimpin oleh Kaesang Pangarep, tim Laskar Sambernyawa menjadi penantang serius untuk merebut tiket promosi ke Liga 1.

Buktinya sejauh ini Persis Solo telah mengontrak 34 pemain yang sebagian memiliki nama besar. Wahyu Tri Nugroho, Eky Taufik, Assanur Rijal, Marinus Wanewar, Irfan Jauhari, hingga bomber naturalisasi asal Brasil, Alberto Goncalves, merupakan deretan pemain berkelas yang dimiliki Persis saat ini.

Ada satu pemain yang tidak kalah potensial, yaitu gelandang serang Miftahul Hamdi. Pemain yang didatangkan Persis dari klub Liga 1, Persiraja Banda Aceh. ia menjadi kepingan pemain top yang dimiliki tim pujaan Pasoepati dan Surakartans itu.

Miftahul Hamdi merupakan aset berharga asal Aceh yang sedang naik daun, khususnya saat tampil membela Persiraja Banda Aceh, di Piala Menpora 2021 pada Maret hingga April lalu. Ia menjadi pemain andalan bersama Assanur Rijal.

Namun, demikian, Miftahul Hamdi menolak anggapan timnya saat ini, Persis Solo, sebagai klub bertabur bintang. Dalam orbolan santai di channel youtube Ichsan Maulana, Miftahul Hamdi mengungkapkan tanggapannya tersebut.

"Soal tim bertabur bintang, menurut saya kembali ke para pemainnya sendiri untuk bersikap profesional. Kami tidak terpengaruh dengan sebutan tim bertabur bintang," terang Miftahul Hamdi.

"Coach Eko Purjianto mengatakan di Persis tidak ada bintang. Tapi, semua bisa bermain dan memiliki kemampuan yang sama," lanjut pemain anyar Persis Solo itu.

Terkesan dengan Kehidupan di Solo

Eky Taufik (kanan) bersama rekan-rekannya di Persis Solo dalam sesi latihan. (Dok Persis Solo)
Eky Taufik (kanan) bersama rekan-rekannya di Persis Solo dalam sesi latihan. (Dok Persis Solo)

Miftahul Hamdi sedang menikmati kehidupan baru setelah bergabung bersama Persis Solo. Setelah cukup lama bermain di Persiraja dan sempat bermain di Bali United, untuk pertama kalinya Hamdi berkarier di klub yang datang dari Pulau Jawa.

Bahkan Hamdi turut memboyong istri dan anaknya ke Solo, selama berkarier di Kota Bengawan. Ia mengaku sudah sangat terkesan dengan suasana Kota Solo, termasuk kuliner yang khas dan militansi suporter fanatik Persis.

"Banyak sekali kuliner di Solo, paling khas tengkleng kambing. Top rasanya, selain tongseng dan sate. Hanya saja saya tidak boleh terlalu banyak, karena bisa kolesterol nanti," ungkapnya.

"Keluarga sengaja saya bawa ke Solo untuk menjadi motivasi tersendiri, agar lebih fokus ke sepak bola. Jadi setiap pulang latihan bisa bertemu dengan anak dan istri."

"Suporter Persis sangat tertib, sebelum saya datang banyak yang DM (direct message) di Instagram saya untuk meminta saya bergabung. Kemudian selama ini juga tidak ada suporter yang nekat datang ke lapangan atau mes. Sangat luar biasa Pasoepati dan Surakartans," ujar Hamdi menutup perbincangan.

Sumber: Youtube Ichsan Maulana

Video

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel