Mike Tyson Bongkar Ritual Sebelum Siksa Roy Jones

Robbi Yanto
·Bacaan 1 menit

VIVAMike Tyson membongkar ritual sebelum menyiksa Roy Jones dalam duel eksibisi di Staples Centre, Los Angeles, California, Sabtu 28 November 2020 atau Minggu siang WIB.

Tyson tampil ganas, dia mampu mendominasi jalannya pertarungan dan membuat Jones kelabakan. Beberapa kali, Jones mengambil posisi clinch demi bertahan dari serangan Tyson.

Meski sepanjang pertarungan tampil dominan, duel ini dinyatakan imbang, karena memang dalam aturan, tak ada perhitungan poin resmi. Namun, dari perhitungan Boxing Scene, sebenarnya pertarungan dimenangkan oleh Tyson, 80-72.

Setelah laga, Tyson membongkar kegiatan yang dilakukan menjelang pertarungan itu. Tyson mengaku menghisap ganja sebelum menyiksa Jones.

"Saya merokok (ganja) setiap hari. Saya tidak pernah berhenti merokok. Tentu saja, ya saya merokok sebelum pertarungan," kata Tyson, dilansir BadLeftHook.

Tyson menjelaskan, di tidak berhenti merokok selama mempersiapkan diri jelang pertarungan. Dia menegaskan, menghisap ganja tidak berpengaruh pada penampilannya. Apalagi bahwa ganja akan membuatnya menjadi kebal dari rasa sakit.

"Tidak, itu hanya membuat saya mati rasa, tidak mematikan rasa sakit," ucap Mantan juara dunia berusia 54 tahun itu.

Di sisi lain, VADA (Voluntary Anti-Doping Association) mengkategorikan mariyuana bukanlah zat yang dilarang. Pasalnya, penggunaan mariyuana di wilayah California, tempat berlangsungnya laga ekshibisi, adalah sebuah hal yang legal.

Sementara itu, Tyson memang tidak asing dengan ganja. Dia bahkan saat ini sukses menjadi pengusaha ganja dan memiliki ladang ganja seluas 169 hektare di California.

Bukan cuma itu, Tyson membuka perusahaan yang bergerak dibidang bisnis penjualan ganja pada 2016 silam dan membangun sebuah sekolah khusus budidaya tanaman ganja di tempat yang sama. Dari hasil bisnisnya itu, Tyson meraup US$500 ribu atau setara Rp10 miliar per bulan