Milenial, Ini Hal-hal yang Wajib Kamu Pahami soal Asuransi Kesehatan

Dwi ereline Amelia
·Bacaan 4 menit

VIVA – Risiko bisa datang, tidak disangka-sangka. Bahkan saat kita di dalam rumah sekalipun. Terlebih, generasi muda yang banyak beraktivitas baik di dalam maupun di luar rumah.

Perilaku generasi milenial yang terbilang boros karena sering ‘nongkrong’, membuat generasi muda ini suka luput dari kesadaran akan pentingnya memiliki perlindungan diri seperti asuransi.

Memiliki asuransi kesehatan misalnya, jenis asuransi ini terbilang wajib dimiliki oleh para generasi milenial, baik untuk first jobber ataupun berpengalaman.

Pasalnya, perlindungan mengenai kesehatan ini memiliki manfaat termasuk mencegah risiko finansial yang disebabkan oleh biaya perawatan ketika kamu sakit.

Lantas, mengapa masih banyak generasi milenial yang masih belum mau memiliki program proteksi diri? Alasannya pun beragam, mulai dari kurangnya rasa percaya kepada perusahaan asuransi, tidak paham produk asuransi, bingung bagaimana cara melakukan klaim, dan lain sebagainya.

Nah, agar kamu tidak bingung lagi dengan hal-hal menyangkut asuransi, terutama asuransi kesehatan, berikut beberapa hal yang perlu kamu tahu tentang asuransi kesehatan.

Perbedaan asuransi umum dan kesehatan

Secara umum, jenis asuransi dibedakan berdasarkan tingkat fokus dan risiko dari si pemegang polis. Hal ini akan digunakan perusahaan asuransi untuk mengantisipasi potensi kerugian serta menetapkan tingkat premi yang ditawarkan sesuai dengan jenis asuransi masing-masing.

Asuransi umum misalnya, asuransi ini memberikan manfaat berupa uang santunan atau dalam bentuk penggantian kerugian atas kerusakan suatu hal/barang yang diasuransikan. Contohnya asuransi umum adalah asuransi rumah, asuransi kendaraan, dan sebagainya.

Begitu juga dengan asuransi jiwa, berbeda dengan asuransi kesehatan. Asuransi jiwa lebih menekankan pada pemberian manfaat kepada keluarga/ahli waris dari tertanggung/peserta ketika terjadi risiko kesehatan terhadap diri tertanggung/peserta.

Sedangkan asuransi kesehatan memberikan jaminan biaya ketika pemegang polis mengalami gangguan kesehatan (sakit dan/atau kecelakaan). Asuransi kesehatan biasanya akan menanggung biaya rumah sakit (rawat inap, dokter, obat, dan tindakan) hingga biaya operasi berdasarkan rencana (plan) dan manfaat yang tertera di polis.

Manfaat lain dengan memiliki asuransi kesehatan juga dapat membantu kamu menghadapi tantangan kesehatan serta dampak finansial yang mungkin ditimbulkan.

Hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum membeli produk asuransi kesehatan

Sebelum memutuskan untuk membeli produk asuransi pun, ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan. Hal ini untuk mencegah ketidaktahuan dan ketidakpahaman ketika kamu akan menggunakan asuransi tersebut. Berikut hal-hal yang perlu kamu perhatikan sebelum membeli produk asuransi kesehatan.

  • Manfaat/Keunggulannya

Jika ini adalah pertama kalinya kamu membeli produk asuransi kesehatan, kamu perlu memahami rencana (plan) wilayah pertanggungan, tipe kamar, dan batas harga kamar yang ditawarkan sebagai keunggulan dari produk tersebut. Selain itu, penting juga untuk mengetahui batas manfaat yang ditawarkan dan manfaat perawatan yang akan kamu dapatkan berdasarkan plan yang dipilih.

  • Premi

Pada umumnya, premi yang dibayarkan nasabah hanya akan digunakan untuk perlindungan atau proteksi, tanpa ada komponen investasi. Selain itu, premi asuransi juga akan meningkat seiring dengan pertambahan usia nasabah.

  • Masa pertanggungan

Penting untuk mengetahui masa pertanggungan dari produk asuransi kesehatan yang akan dibeli. Kamu juga dapat menanyakan apakah masa pertanggungan tersebut dapat diperpanjang hingga usia tertentu atau tidak. Dan untuk diketahui juga pada umumnya masa pertanggungan 1 tahun dan dapat diperpanjang hingga usia nasabah tertentu.

  • Jenis penyakit yang akan ditanggung

Ada beberapa penyakit yang ternyata jarang atau tidak ditanggung oleh asuransi kesehatan. Oleh karena itu, pastikan kamu mengetahui jenis penyakit apa saja yang akan ditanggung oleh produk asuransi kesehatan yang akan kamu beli. Sebagai contoh, jika kamu memiliki penyakit/kondisi yang telah ada, harus diinformasikan di awal agar saat mau klaim tidak terjadi masalah.

  • Daftar rekanan rumah sakit

Mengetahui daftar rekanan rumah sakit sangat penting, terutama daftar rumah sakit yang berada di daerah kamu, sehingga memudahkan kamu untuk mendapatkan layanan kesehatan yang diperlukan. Semakin luas daftar rekanan rumah sakit maka akan semakin baik. Dan perlu diketahui juga bahwa masa tunggu klaim mulai dari 30 hari, 90 hari untuk cancer dan 12 bulan untuk penyakit tertentu serta 2 tahun untuk kondisi yang telah ada/preexisting conditions.

Memilih program asuransi kesehatan terpercaya

Langkah selanjutnya yang tidak kalah penting, yaitu mempersiapkan anggaran untuk membeli produk asuransi kesehatan dengan harga terjangkau dan memiliki manfaat yang kamu butuhkan.

Salah satu produk asuransi kesehatan yang dapat kamu pilih adalah asuransi kesehatan dari Prudential Indonesia. PRUSolusi Sehat dan PRUSolusi Sehat Syariah merupakan asuransi kesehatan murni tanpa komponen investasi yang menawarkan perlindungan kesehatan bagi keluarga Indonesia terhadap risiko rawat inap sesuai tagihan rumah sakit untuk manfaat tertentu.

Produk ini juga menghadirkan berbagai kemudahan tambahan dalam registrasi dan administrasi rawat inap di seluruh rumah sakit yang tergabung dalam jaringan PRUMedical Network.

Agar lebih maksimal dalam memanfaatkan polis, nasabah dapat terkoneksi secara digital melalui aplikasi mobile Pulse by Prudential untuk mengakses e-card PRUSolusi Sehat dan PRUSolusi Sehat Syariah.

Layanan nasabah PRUServices tersedia untuk melihat detail polis hingga klaim e-reimbursement yang berlaku untuk penggantian biaya perawatan untuk manfaat sebelum dan sesudah rawat inap di mana rawat inapnya sudah dijalankan sebelumnya.

Satu hal lagi yang tidak kalah penting ketika kamu akan membeli produk asuransi kesehatan, yakni memilih agen asuransi yang profesional dan dapat dipercaya. Bagaimana caranya?

Pastikan agen asuransi yang menawarkan kita produk mempunyai lisensi resmi keagenan yang dikeluarkan oleh Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia dan atau Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia yang mewakili perusahaan asuransi yang terdepan.

Jika sudah memiliki, pastikan polis tetap aktif agar tetap mendapatkan perlindungan.

Memiliki asuransi tidak harus menunggu kamu mapan, loh. Semakin cepat kamu memiliki asuransi yang dapat meminimalkan risiko yang bisa kamu alami, akan semakin baik.