Milenial Punya Rumah Sendiri? Bisa! Ikuti Tips Berikut Ini

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Dari kecil, pastinya kita sudah sering mendengar yang namanya cita-cita. Ya, cita-cita adalah impian yang ingin dicapai dalam waktu tertentu.

Ketika beranjak dewasa, sudah mendapat pekerjaan dan penghasilan, salah satu cita-cita yang ingin dicapai kebanyakan orang adalah punya rumah sendiri. Kamu salah satu orang yang mau punya sendiri di usia produktif seperti sekarang ini?

Jika ya, sekarang saat ini kamu memiliki rumah impianmu. Ya, rumah merupakan salah satu investasi dibidang properti yang terbilang menguntungkan.

Yup, untung karena harga tanah yang nggak pernah turun dan nilai rumah setiap tahun selalu mengalami kenaikan. Direktur Consumer BRI Handayani menjelaskan bahwa memiliki rumah terutama bagi milenial merupakan hal yang baik dilakukan sejak dini.

Semakin muda, kata Handayani, akan semakin baik. Alasannya karena properti seperti rumah, jarang turun harganya.

"Alasannya kenapa milenial harus berani berinvestasi karena pertama, rumah itu adalah tempat tinggal, bisa diwariskan, dan memiliki nilai yang terus bertambah," jelas Handayani dalam acara Talkshow KPR BRI Virtual Expo 2021, Selasa (26/1).

Lalu gimana caranya agar milenial bisa punya sendiri? Berikut tips yang bisa kamu ikuti:

1. Cek Lokasi

Ini langkah pertama yang wajib kamu ambil, yaitu tahu lokasi rumah idamanmu. Untuk mencari lokasi, kata Handayani, kamu wajib memperhatikan beberapa hal.

Mulai dari akses yang mudah untuk kendaraan umum, mempunyai fasilitas umum yang tertata baik, dan sekuriti yang cukup guna menjaga keamanan di lingkungan tempat tinggalmu nanti.

2. Sisihkan Penghasilan

Ketika tahu lokasi rumah, kamu tentunya sudah tahu juga berapa harga rumah. Nah ini saatnya kamu mulai menabung dari penghasilanmu. Jadi, lanjut Handayani, kamu dapat mengalokasikan dana dari sisa penghasilan maksimal 30 persen.

"Jadikan alokasi dana itu untuk DP rumah karena sebenarnya untuk DP milenial cukup menyediakan 5-10 persen dari total harga rumah," jelas Handayani.

3. Pilih Developer dan Bank yang Tepat

Pastikan kamu membeli rumah dari developer yang terpercaya. Oleh karena itu, pilihkan developer dengan tingkat reputasi yang baik, sehingga nantinya proses sertifikat didapatkan dengan mudah.

Maka dari itu, ada baiknya sebelum mengajukan proses pembelian rumah, mulailah mencari bank yang tepat dan kredibel.

"Jadi memang harus bersama-sama dengan bank, agar nantinya bank bisa meneliti, apakah properti (rumah) yang akan dibeli itu layak untuk dimiliki," jelas Handayani.

Nah sekarang kamu sudah tahu kan, apa saja yang dibutuhkan dan bagaimana tipsnya agar bisa punya rumah di usia produktif? Oh ya, selain itu kamu juga bisa mengikuti sejumlah event atau acara yang berkaitan dengan Kredit Pembelian Rumah (KPR) dari perbankan.

Dari event itu, kamu nggak hanya bisa mendapatkan banyak promo menarik. Tapi juga bisa leluasa memilih, kira-kira properti mana yang akan dipilih untuk dijadikan tempat tinggalmu di kemudian hari.

(*)