MILF: Rakyat Bangsamoro Dukung Pembentukan Negara Bagian

Cotabato City, Filipina (ANTARA/Xinhua-0ANA) - Kelompok gerilyawan Muslim terbesar di Filipina telah berhasil meminta dukungan lebih dari 550.000 peserta dalam empat hari kongres yang diadakan di provinsi selatan Maguindanao mengenai posisinya untuk pembentukan negara bagian, kata pemimpin kelompok itu, Senin.

Ketua Front Pembebasan Islam Moro (MILF) Al Haj Murad Ebrahim, dalam konferensi pers di Kamp Darapanan, kota Sultan Kudarat, mengatakan bahwa posisi MILF di saat perundingan dengan pemerintah Filipina adalah "sangat jelas dan tidak ambigu."


"Kami mencari pemerintahan sendiri untuk rakyat kita dalam pengaturan negara bagian yang asimetris, di mana kekuasaan pemerintah dibagi antara pemerintah pusat dan negara bagian atau pemerintah negara bagian dan setiap tingkatan pemerintahan memiliki kedaulatan di beberapa daerah, dan berbagai kekuatan dengan daerah lainnya.


Status entitas komponen pemerintahan sendiri akan bercokol secara konstitusional dan tidak akan diubah oleh keputusan sepihak dari pemerintah pusat," katanya.

Dia menegaskan kebutuhan untuk membentuk satu bentuk politik baru, untuk menggantikan yang sudah ada bagi rakyat Bangsamoro untuk mencapai perdamaian dan pembangunan.

Murad mengatakan dalam pembicaraan formal mendatang yang akan diadakan pada 16-18 Juli, MILF dan panel perdamaian pemerintah diharapkan akan melanjutkan pembahasan-pembahasan antara lain mengenai masalah-masalah pembagian kekuasaan, pembagian kekayaan dan cakupan wilayah.(rr)


Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.