Miliarder Bill Gates Geram Dikaitkan dengan Teori Konspirasi Covid-19: Itu Jahat

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Pendiri Microsoft miliarder Bill Gates, akhirnya buka suara mengenai teori konspirasi tentangnya selama pandemi Covid-19.

Bill Gates mengaku terkejut dengan banyaknya teori konspirasi gila dan jahat tentangnya bersliweran di media sosial.

Tak sendiri, teori ini ikut melibatkan Dr. Anthony Fauci menjadi sasaran konspirasi terkait pandemi virus corona Covid-19. Hal yang disebut Bill Gates "gila" dan "jahat".

Miliarder pendiri Microsoft dan penasihat Gedung Putih Fauci, pakar penyakit menular terkemuka di AS memang sering menjadi sasaran teori konspirasi virus Corona Covid-19.

Ini termasuk klaim yang salah mengaitkan pasangan itu dengan asal-usul virus Corona. Serta isu jika Bill Gates berencana menggunakan vaksin Covid-19 untuk menanamkan microchip untuk memantau masyarakat dunia.

“Tak seorang pun akan meramalkan bahwa saya dan Fauci akan menjadi begitu banyak terkena teori yang benar-benar jahat ini,” kata Gates, seperti melansir CNBC, Kamis (28/1/2021).

Gates membicarakan soal jutaan unggahan online serta teori konspirasi tentangnya dan ahli penyakit Anthony Fauci. Kondiis ini dikatakan kemungkinan terjadi karena kombinasi pandemi virus yang mematikan dan kebangkitan media sosial.

Selain teori konspirasi bahwa Fauci dan Gates menciptakan pandemi untuk mencoba dan mengontrol orang-orang. Keduanya disebut ingin mendapatkan keuntungan dari penyebaran virus, dan menginginkan vaksin agar bisa memasukkan microchip yang dapat dilacak ke dalam tubuh manusia.

"Tapi apakah orang benar-benar mempercayai hal itu? Kita benar-benar harus mengedukasi tentang ini selama tahun depan dan memahami bagaimana ini mengubah perilaku orang-orang dan bagaimana seharusnya kita meminimalkannya?," tutur Gates.

Ikut Menyumbang

Pendiri perusahaan raksasa Microsoft, Bill Gates (AFP PHOTO/JOSHUA LOTT)
Pendiri perusahaan raksasa Microsoft, Bill Gates (AFP PHOTO/JOSHUA LOTT)

Miliarder yang mundur sebagai Chairman Microsoft pada 2014 itu, melalui yayasan filantropisnya Bill and Melinda Gates Foundation berkomitmen setidaknya USD 1,75 miliar untuk membantu penanganan pandemi Covid-19. Ini termasuk dukungan untuk beberapa pembuat vaksin, diagnostik, dan perawatan potensial.

Sejak pandemi pada tahun lalu, jutaan konspirasi telah menyebar di internet, termasuk memicu informasi yang salah tentang virus corona, asal-usulnya, dan motif di balik orang-orang yang bekerja melawannya.

Pada bulan Oktober, Bill Gates kepada CNBC sempat mengutarakan kekhawatiran teori konspirasi tak berdasar tentang dirinya dan Fauci dapat membahayakan respons masyarakat AS terhadap virus Corona. Sehingga bisa menghilangkan kepercayaan orang pada strategi kesehatan masyarakat, seperti peluncuran vaksin Covid-19.

Saksikan Video Ini