Miliarder Ini Dituntut Atas 39 Tuduhan Saat Tengah Idap Penyakit Demensia

·Bacaan 2 menit

Merdeka.com - Merdeka.com - Miliarder sekaligus mantan CEO perusahaan software Reynolds & Reynolds, yakni Robert Brockman, menjadi sorotan karena menghadapi tuntutan terkait kasus penipuan pajak di saat dirinya tengah idap demensia. Sebagai informasi, taipan software itu didakwa pada tahun 2020 atas 39 tuduhan, termasuk penipuan, penghindaran pajak, pencucian uang.

Selain itu, ada juga tuduhan bahwa dia berpartisipasi dalam skema penyembunyian pendapatan sekitar USD 2 miliar dari IRS serta skema menipu investor di perusahaan perangkat lunaknya, menurut Departemen Kehakiman AS pada saat itu.

Dilansir dari The Daily Beast, pengacara yang mewakili Brockman mengklaim dalam pengajuan pengadilan bahwa demensia yang dialami kliennya telah memburuk secara material dalam beberapa bulan terakhir.

Sementara itu, pengadilan kembali berpendapat bahwa Brockman tidak kompeten untuk diadili dalam kasus penghindaran pajak yang menjeratnya.

Hakim yang memimpin kasus tersebut, yakni George C. Hanks, sebelumnya telah mendengar argumen dari pengacara Brockman pada November 2021 tentang kemampuannya berpartisipasi dalam pengadilan tetapi belum memutuskan masalah tersebut.

Surat dakwaan mengklaim bahwa Brockman menggunakan entitas offshore di Bermuda dan Nevis dan mengirim "pendapatan keuntungan modal yang tidak dikenai pajak ke rekening bank rahasia di Bermuda dan Swiss."

Brockman juga menjalani tuntutan hukum terpisah dengan IRS. Bulan lalu, pengacaranya mengeluh dalam pengajuan pengadilan tentang langkah badan tersebut mengosongkan salah satu rekening bank istrinya, secara otomatis menyita uang pensiunnya, dan menempatkan hak gadai atas propertinya.

Brockman (80), menderita penyakit Parkinson, yang disebut oleh pengacaranya sebagai kemungkinan sumber penyakit demensianya. Kondisi mental Brockman juga memburuk, menurut pengarsipan setelah ia tertular Covid-19 pada Desember 2021.

Sumber: Liputan6
Reporter: Natasha Khairunisa Amani

Mengenal Demensia

Demensia adalah penyakit kelompok gejala pemikiran dan sosial yang mengganggu aktivitas sehari-hari. Demensia bukan penyakit spesifik, tetapi merupakan sekelompok kondisi yang ditandai dengan penurunan setidaknya dua fungsi otak, seperti hilangnya memori dan kemampuan menilai.

Menguti berbagai sumber, gejalanya termasuk mudah lupa, keterampilan sosial yang terbatas, dan kemampuan berpikir sangat terganggu sehingga mengganggu fungsi sehari-hari. Obat-obatan dan terapi dapat membantu mengelola gejala. Sebagian penyebabnya dapat dipulihkan.

Obat-obatan dan terapi dapat membantu mengelola gejala demensia. Sementara itu, sebagian penyebabnya dapat dipulihkan. [ags]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel