Miliarder Kontroversial Jepang Bagi-bagi Tiket Gratis ke Bulan

Lazuardhi Utama, Misrohatun Hasanah
·Bacaan 1 menit

VIVAMiliarder Jepang Yusaku Maezawa mengundang delapan anggota masyarakat untuk bergabung dengannya dalam misi perjalanan ke Bulan dengan menumpang pesawat yang diluncurkan Roket Starship SpaceX milik konglomerat kondang Elon Musk.

"Saya ingin warga dari berbagai latar belakang untuk bergabung," katanya, seperti dikutip dari situs BBC, Rabu, 3 Maret 2021. Maezawa mengaku akan membayar seluruh biaya perjalanan, sehingga mereka yang terpilih akan menumpang secara gratis dalam penerbangan ke luar angkasa.

Baca: Mars Itu Lubang Neraka, Nyawa Manusia Melayang dalam 60 Detik

Misi tersebut, yang disebut dearMoon, dijadwalkan terbang pada 2023. Para pelamar harus memenuhi dua kriteria. Yaitu, mereka harus memajukan aktivitas apa pun yang mereka lakukan untuk membantu orang lain dan masyarakat yang lebih besar dalam beberapa cara.

Lalu, mereka juga bersedia mendukung anggota kru lain yang memiliki aspirasi serupa. "Saya sudah membeli semua kursi, sehingga ini akan menjadi perjalanan pribadi," tutur dia.

Maezawa, seorang pengusaha fesyen dan kolektor seni, pada tahun lalu meluncurkan sebuah dokumen untuk mencari kekasih baru yang akan diajaknya bergabung dengannya dalam perjalanan ke Bulan, sebelum membatalkannya karena "perasaan ambigu".

Pada 2018, Maezawa dinobatkan sebagai penumpang pribadi pertama yang diterbangkan mengelilingi Bulan oleh SpaceX, perusahaan milik Elon Musk. Harga yang disetujui Maezawa untuk tiketnya ke luar angkasa belum diungkapkan, tetapi menurut Musk itu "jumlah uang yang banyak".

Pengusaha yang pernah berpacaran dengan aktris Jepang Ayame Goriki ini mengaku ingin mencintai satu orang perempuan sebagai pasangan hidup.

"Dengan pasangan hidup ini, saya ingin mendeklarasikan cinta kami dan perdamaian dunia di luar angkasa," tegasnya.

Maezawa dikenal sebagai pribadi yang eksentrik dan mulai dikenal publik sebagai pemain drum. Ia kerap melakukan hal-hal yang menarik perhatian. Direncanakan pada 2023 misi tersebut akan menjadi perjalanan ke bulan pertama oleh manusia sejak 1972.