Miliarder Pendiri Properti Raksasa asal China Meninggal Dunia karena Sakit

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Taipan pendiri perusahaan properti KE Holdings Inc, Zuo Hui, tutup usia karena sakit. Berita ini mengejutkan bagi industri properti China, yang datang dari salah satu pimpinan perusahaan yang sukses saat debut di pasar saham AS pada 2020.

Mengutip Bloomberg, Jumat (21/05/2021), Zuo Hui merupakan orang yang mengubah perusahaan yang dikenal sebagai Beike dari jaringan kantor real estate nasional menjadi platform terbesar di China untuk transaksi dan layanan perumahan.

Miliarder ini diketahui meninggal pada 20 Mei dengan penyebab dikatakan "penyakit yang tak terduga memburuk", mengutip pernyataan perusahaan.

Dewan KE Holdings akan mengumumkan langkah perusahaan selanjutnya sepeninggal Zuo Hui dalam dua minggu.

Zuo di usia 50 tahun telah menjadi kekuatan pendorong di balik kesuksesan perusahaannya. Bisnisnya kian besar ketika perusahan melakukan go public.

Zuo didukung oleh beberapa investor startup paling berpengaruh di Asia, termasuk Hillhouse Capital Group dan Tencent Holdings Ltd., dan termasuk di antara taruhan paling sukses dari SoftBank Group Corp.

Didukung oleh investor startup paling berpengaruh

Ilustrasi kantor Tencent. (Foto: Tech in Asia)
Ilustrasi kantor Tencent. (Foto: Tech in Asia)

KE Holdings meraih kesuksesan pada debut perdana di bursa AS pada bulan Agustus. Ini menempatkan Zuo ke dalam jajaran orang terkaya di dunia dengan kekayaan lebih dari USD 20 miliar, menurut Bloomberg Billionaires' Index.

Saham perusahaan naik 151 persen saat debut di New York. Ini memberikan kekayaan bersih hingga USD 14,8 miliar kepada Zuo.

Dalam sebuah wawancara dengan CCTV yang ditayangkan pada bulan April, dia merasa tidak terlalu bangga dengan langkah IPO dan kekayaan miliknya.

“Mengapa saya harus merasa bersemangat?” katanya, sambil mengenakan jeans, rompi biru tua, dan sepatu kets hitam. "Ini tidak ada bedanya bagiku,” imbuhnya.

Manfaatkan artificial intelligence

Ilustrasi Artificial Intelligence (AI), Machine Learning (ML). Kredit: Gerd Altmann from Pixabay
Ilustrasi Artificial Intelligence (AI), Machine Learning (ML). Kredit: Gerd Altmann from Pixabay

Dilahirkan pada tahun 1971 di provinsi Shaanxi, Zuo lulus dengan gelar sarjana dari Universitas Teknologi Kimia Beijing pada tahun 1992 sebelum terjun ke bidang penjualan dan mendirikan bisnis asuransi, dimana ia memperoleh kekayaan pertamanya, menurut media lokal.

Dia kemudian mendirikan Beijing Lianjia Real Estate Brokerage Co. pada tahun 2001, ketika pasar properti China masih relatif muda dan memulai Ziroom pada tahun 2011 untuk menawarkan penyewaan apartemen jangka panjang.

Pada tahun 2018, dia memasukkan KE dan meluncurkan Beike serta menjadi salah satu wirausahawan paling terkenal di negara tersebut.

Beike menggunakan kecerdasan buatan (artificial intelligence) dan big data untuk meningkatkan layanannya dan memberikan wawasan pasar, menurut situs webnya.

Pada Juni, perusahaan memiliki 226 juta rumah di platformnya dan 39 juta pengguna aktif bulanan di ponsel. Itu membengkak menjadi lebih dari 48 juta pengguna aktif bulanan seluler dan setengah juta agen.

Platform ini juga menarik orang lain dengan memungkinkan dekorator, renovasi, dan lembaga keuangan untuk terhubung dengan pembeli. Sehingga, menciptakan ekosistem properti dan penawaran terkait.

Reporter: Priscilla Dewi Kirana

Saksikan Video Ini

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel