Militan MIT di Poso Disergap saat Mau Ambil Makanan dari Kurir

Mohammad Arief Hidayat, Ahmad Farhan Faris
·Bacaan 1 menit

VIVA – Polisi melaporkan bahwa Satgas Madago Raya terlibat baku tembak dengan anggota Mujahidin Indonesia Timur (MIT) di Poso, Sulawesi Tengah, saat kelompok militan itu mencari makanan.

“Jadi, ada informasi bahwa mereka ini mau mengambil bahan makanan dari kurir. Kemudian dilakukan penyanggahan, hasilnya dari Tim Madago Raya ada terjadi kontak tembak,” kata Kepala Bidang Humas Polda Sulawesi Tengah Kombes Didik Supranoto pada Selasa, 2 Maret 2021.

Posisi kelompok militan itu di gunung sehingga tidak naik atau turun gunung untuk mengambil makanan melalui kurir. Tetapi mereka punya titik-titik tertentu yang sudah disepakati untuk mengambil makanan.

Baca: Salah Satu Terduga Teroris di Malang Seorang Guru

Dua orang anggota MIT Poso tewas, yaitu Adam alias Musab alias Alvin Ashori dan Khairul alias Irul alis Aslan di Pegunungan Andole pada Senin petang, 1 Maret 2021. Tapi, ada satu personel TNI yang meninggal dunia saat baku tembak.

Ia mengatakan, Alvin terluka tembak karena kontak senjata dan Khairul terluka karena ledakan bom rakitan. “Mereka luka kena ledakan bom yang dibawa untuk personel TNI-Polri, cuma kena dia sendiri," ujarnya.

Para anggota MIT lainnya bersama Ali Kalora kabur usai baku tembak. Tapi, Satgas Madago Raya berhasil menyita sejumlah barang bukti berupa amunisi laras panjang, bahan makanan, sayur-mayur, jam tangan, perangkat GPS, dan lain-lain.