Militer Filipina Serukan Gencatan Senjata saat Libur Natal

Manila (AFP/ANTARA) – Militer Filipina pada Minggu memulai gencatan senjata pada musim liburan terhadap pemberontak komunis setelah para pemberontak menyerukan gencatan senjata mereka sendiri di daerah-daerah yang sedang dilanda topan, kata seorang juru bicara.


Gencatan senjata militer itu akan berlangsung dari Minggu hingga 2 Januari, memberikan lebih banyak waktu kepada tentara untuk menghabiskan waktu dengan keluarga mereka dan untuk membantu korban Topan Bopha yang melanda Filipina selatan sebelumnya pada bulan ini, yang menewaskan lebih dari 1.000 orang.


Juru bicara militer Kolonel Arnulfo Burgos mengatakan bahwa gencatan senjata hanya mencakup New Peoples Army (NPA) dan akan diperluas kepada “para teroris” seperti Abu Sayyaf yang terkait dengan Al Qaeda yang aktif di Filipina selatan.


“Kami tidak akan melakukan operasi serangan apa pun. Namun patroli militer akan berlanjut. Sejumlah pos pemeriksaan dan operasi keamanan lain masih akan berlanjut,” katanya kepada AFP.


Dia juga mengatakan bahwa gencatan senjata itu tidak berarti para pemberontak komunis menginginkan kekebalan dari penangkapan jika mereka muncul dari persembunyian selama hari Natal. (kn/ik/ml)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.