Militer Filipina Siap Bantu Polisi Jamin Ketertiban Pemilu

Manila (ANTARA/Xinhua-0ANA) - Angkatan Bersenjata Filipina (AFP) dengan kekuatan 120.000 prajurit siap membantu Kepolisian Nasional Filipina (PNP) dalam memastikan masa pemilu berlangsung damai dan bebas dari kekerasan yang dimulai Minggu, kata seorang pejabat senior militer.

Kepala Staf Umum Angkatan Bersenjata Filipina, Jessie Dellosa, mengatakan bahwa militer akan berpartisipasi dalam Pusat Koordinasi Perdamaian dan Keamanan Bersama (JPSCC) dalam melaksanakan Pelarangan Senjata Api Nasional dan Tempat-tempat Pemeriksaan Komisi Pemilihan Umum (Comelec) untuk periode pemilu 2013.

"Angkatan Bersenjata Filipina juga akan memelihara kewaspadaan dan siap untuk melengkapi pasukan polisi dalam membongkar kelompok bersenjata pribadi bersama dengan kelompok-kelompok kejahatan terorganisir yang mungkin mengambil keuntungan dari masa kampanye" katanya.

Melalui JPSCC, AFP dan PNP akan dilakukan penerapan penegakan hukum secara intensif dan operasi keamanan untuk mengimplementasikan resolusi Comelec serta menggagalkan kegiatan-kegiatan kriminal di seluruh negeri, kata Dellosa menambahkan.

Dia mengingatkan semua prajurit untuk "mematuhi peraturan yang ada berkaitan dengan program pengendalian senjata api, dan aktif serta cermat berpartisipasi dalam memastikan perilaku, jujur tertib dan damai semasa kampanye pemilu 2013."


Periode pemilu akan berakhir pada 12 Juni, sebulan setelah pemilu Mei.

Pemilihan di negara ini, baik untuk posisi lokal atau nasional, sering dirusak oleh kekerasan politik, penipuan dan pencabutan hak, dengan panglima perang dan lebih dari satu juta senjata api sering memainkan peran utama dalam hasil pemilu.(rr)



Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.