Militer Israel Kesal HAMAS Tumbalkan Nyawa Anak-anak Jadi Tameng Rudal

·Bacaan 1 menit

VIVA – Meski faktanya banyak anak-anak kecil yang tewas dalam serangan militer Israel ke Jalur Gaza, Palestina. Namun, negeri Yahudi itu terus membantah sengaja membantai anak-anak.

Malah Israel kesal sebab kelompok yang menjadi target serangan rudal mereka diduga sengaja menumbalkan anak-anak dan warga sipil Palestina sebagai tameng hidup untuk menghindari serangan.

Dalam siaran resminya dilansir VIVA Militer, Senin 17 Mei 2021, Pasukan Pertahanan Israel atau Israel Defense Forces (IDF) mengklaim, bahwa mereka berusaha untuk menghindari menyerang lokasi-lokasi sipil di Gaza.

Hanya saja hal itu tak semudah yang direncanakan. Karena menurut IDF, sasaran serangannya yakni pasukan gerakan pertahanan Islam alias Harakat al-Muqawwamatul Islamiyyah atau HAMAS sengaja bersembunyi dan membuat markas di pemukiman dan wilayah sipil.

"Sengaja menyembunyikan sasaran militer di gedung-gedung pemukiman dan kawasan sipil. Saat kami merencanakan target, kami mendedikasikan sumber daya untuk meminimalkan kerugian sipil. Langkah-langkah ini bergantung pada kelayakan, sumber daya yang tersedia, waktu dan informasi yang tersedia," tulis IDF.

Sementara sejauh ini sejak iklim Gaza memanas usai terjadi penyerangan terhadap umat Muslim yang sedang beribadah di Masjidil Al Aqsa, menurut IDF sudah sebanyak ribuan rokel peluru kendali anti tank yang ditembakkan HAMAS dari Gaza ke wilayah Israel.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel